Beranda Pendidikan Siswa SMK Tulungagung Kebut Pesanan APD Pemprov Jatim

Siswa SMK Tulungagung Kebut Pesanan APD Pemprov Jatim

BERBAGI
belasan siswa SMK 02 Boyolangu kebut pengerjaan APD pesanan Pemrov Jarim. (foto: maman fadilah)

AGTVnews.com – Belasan siswa kelas XI jurusan tata busana SMK Negeri 02 Boyolangu Tulungagung ini terlihat sibuk untuk menyelesaikan pesanan Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sesuai permintaan dari Pemprov, pesanan ini harus selesai dalam waktu 3 hari. Ada 90 pesanan APD yang dikebut 17 siswa ini. Mereka dibantu 8 orang guru, dan 2 asisten bengkel .

Kepala Sekolah SMK 02 Boyolangu Tulungagung, Zamroji mengatakan, pesanan ini harus dikebut 3 hari. Mulai pengerjaan hari Sabtu (4/4/2020) lalu.

“Untuk mempercepat proses pengerjaan APD ini, ada strategi pembuatan yang dilakukan. Proses pemotongan, penjahitan dan pemasangan resleting secara bersamaan, sehingga dalam waktu 3 hari pengerjaanya bisa diselesaikan sesuai dengan target,” jelas Zamroji, Senin (6/4/2020).

| Baca Juga:  Ini Besarnya Biaya Urus Izin Hajatan di Tulungagung Saat Pandemi

Zamroji mengatakan parasut bahan APD diperoleh dari Pemprov, sedangkan untuk bahan tambahan lainnya yang diperlukan bisa diadakan dengan menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dimiliki oleh pihak sekolah.

Sementara untuk desainnya, pihak sekolah tinggal mengikuti desain yang sudah diberikan oleh pemprov.

“Kalau kesulitannya tidak ada, karena kan pembuatannya kayak bikin katelpak itu. Baju untuk bengkel, hanya diberi tambahan hoodie dengan karet pada ujung tangan dan kaki,” terangnya.

Siswa yang dipilih untuk mengerjakan pesanan ini merupakan relawan yang diseleksi pihak sekolah. “Kita ajukan kepada pelajar siapa yang mau dan sukarela mengajukan diri. Lagipula mereka ini kan seharusnya PKL jadi akhirnya kita ikutkan mengerjakan APD ini,” tuturnya.

| Baca Juga:  Usai Dilantik, Wabup Langsung Jadi PLt Bupati

Sementara itu salah satu siswi yang ikut mengerjakan APD, Dwi Intan Septian mengatakan secara sukarela menawarkan diri untuk ikut mengerjakan APD.

“Saya sukarela mengajukan diri, soalnya awalnya kan PKL di Surabaya terus sekarang berhenti karena corona ini, akhirnya ikut mengerjakan disini” pungkasnya. (*)

Reporter : Maman Fadilah
Editor : Linda Kusuma