Beranda Pemerintahan Walikota Kediri tetap Minta Warga Untuk di Rumah Saja

Walikota Kediri tetap Minta Warga Untuk di Rumah Saja

BERBAGI
walikota Kediri sampaikan perkembangan terbaru persebaran covid-19 di wilayahnya melalui teleconference dengan sejumlah awak media. (foto: tim liputan)

AGTVnews.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar terus menghimbau warganya agar masyarakat tetap berada di rumah saja. Hal ini dilakukan untuk memutuskan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Himbauan ini disampaikan walikota saat video conferencebersama awak media, di Ruang Command Centre Kota Kediri, Rabu (1/4/2020).

Dalam kesempatan ini, walikota menyampaikan perkembangan persebaran covid-19 di Kota Kediri. Ada satu warga di Kelurahan Balowerti terkorfirmasi positif covid-19. Warga ini disebut dengan kasus Kedirikota 2, saat ini menjalani perawatan di RS SLG.

“Kita sudah lakukan tracing dan seluruh keluarganya dilakukan pengetesan dengan rapid test dan hasilnya negatif. Juga dari Kasus Kedirikota 1 yang ada di Permata Jingga seluruh keluarganya juga kita rapid test dan hasilnya negatif,” ujarnya.

| Baca Juga:  Kota Kediri Raih Penghargaan TPAKD Awards 2019

Mas Abu sapaan akrab walikota menjelaskan, dengan adanya konfirmasi positif di Kelurahan Balowerti Pemerintah Kota Kediri akan melakukan isolasi mandiri dalam pengawasan. Untuk akses keluar masuk akan dibuat satu pintu.

“Kalau yang harus bekerja tetap kita bolehkan tapi harus dicatat keluar masuknya. Ketersediaan pangan sudah kita sediakan. Kita membantu supaya kebutuhan mereka terpenuhi. Kalorinya cukup,” jelasnya.

Sementara itu, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima, Pemerintah Kota Kediri belum melakukan rapid test massal dan lebih mengoptimalkan pada tracing.

“Mengingat kebutuhan begitu banyak dan persediaannya terbatas rapid test tidak dilakukan secara masal tapi diperkuat tracingnya. Prioritasnya adalah tenaga medis yang merawat pasien positif covid-19, pasien dalam pengawasan, orang dalam pemantauan dan orang-orang yang kontak erat beresiko rendah,” jelasnya.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Keliing Kota Bersama Komunitas Vespa

Untuk ketersediaan alat pelindung diri (APD) dan keadaan tenaga medis di Kota Kediri disampaikan dr Fauzan pengiriman lancar dan cukup. Sementara untuk tenaga medis, aman dan terkendali. Kelelahan dan psikis bisa teratasi berkat dukungan yang luar biasa dari masyarakat Kota Kediri.

“Alhamdulillah banyak masyarakat yang donasi. Ada yang memberikan makanan, APD dan vitamin. Ini cukup memberi support positif,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang harus melakukan aktifitas di luar rumah, disarankan untuk menggunakan masker kain. Sementara untuk masker medis hanya digunakan untuk petugas medis dan paramedis.(*)

Reporter : Yusuf Saputra
Editor : Linda Kusuma