Beranda Advetorial BLT DD Kabupaten Blitar Tuntas di 207 Desa, Bupati Terus Awasi Langsung...

BLT DD Kabupaten Blitar Tuntas di 207 Desa, Bupati Terus Awasi Langsung Penyalurannya

BERBAGI
Bupati Blitar awasai langsung penyaluran BLT-DD di sejumlah desa di kabupaten Blitar. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Bupati Blitar, Rijanto kembali mengawasi dan menyalurkan secara langsung bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD). Kali ini bupati bersama sejumlah kepala OPD menyalurkan BLT DD di wilayah Kecamatan Nglegok, Rabu (20/5/2020). Di kecamatan ini bantuan dibagikan untuk Desa Kedawung dan Desa Bangsri.

Dikatakan Bupati Rijanto, penerima manfaat BLT-DD menerima insentif dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu per bulan. Bantuan ini disalurkan selama tiga bulan dengan tujuan membantu kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak virus corona (covid-19).

“Bantuan BLT-DD ini kami serahkan kepada warga terdampak yang kehilangan mata pencaharian, sakit menahun. Sesuai arahanya, bantuan ini dipergunakan untuk pemenuhan gizi masyarakat seperti beli beras, beli daging, beli telur dan bisa untuk beli sayur dan kacang ijo,” ungkap Bupati Rijanto.

| Baca Juga:  Silaturahmi dengan Pesilat, Bupati Blitar Ajak Jaga Kamtibmas

Bupati kembali mengingatkan agar masyarakat yang menerima manfaat BLT-DD tidak mempergunakan bantuan yang diberikan untuk pemenuhan kebutuhan Lebaran.

“Bantuan Rp 600 ribu ini tidak boleh untuk nyangoni cucunya, untuk beli pakaian. Bantuan ini untuk pemenuhan makanan bergizi, tidak boleh untuk kebutuhan Lebaran,” tegasnya.

Lebih dalam bupati memastikan penyaluran bantuan sosial di wilayah Kabupaten Blitar selesai tepat waktu. Arahan Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Khofifah mengharuskan seluruh program bansos di daerah dapat terselesaikan penyalurannya sebelum Hari Raya Idul Fitri.

| Baca Juga:  Pemkab Blitar Terima Penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan

“Untuk BLT-DD kami menyalurkannya di 220 desa dan 28 kelurahan. Penyaluranya hampir selesai. Dari 220 desa ini, yang sudah merealisasikan BLT-DD ini 207 desa. Jadi, kurang 13 desa. Insya Alah besok sudah selesai,” pungkasnya.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma