Beranda Hukum Kriminal Diajak Pesta Miras, Gadis Asal Blitar Digilir 5 Pemuda di Tulungagung

Diajak Pesta Miras, Gadis Asal Blitar Digilir 5 Pemuda di Tulungagung

BERBAGI
diajak pesta miras, gadis asal Blitar diperkosa beramai-ramai

AGTVnews.com – Seorang gadis berusia 18 tahun asal Blitar menjadi korban pemerkosaan. Gadis ini dirudapeksa  5 laki-laki asal Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Kisah tragis ini terungkap dari video yang tersebar melalui media sosial Whatsapp.

Video tersebut beredar di masyarakat Kalidawir. Bahkan petugas Bhabinsa setempat sempat mengecek kesamaan lokasi di video dengan lokasi yang ada di desa tersebut.

Kapolsek Kalidawir AKP Santoso melalui Kanitreskrim Polsek Kalidawir Ipda Bambang Kurniawan mengatakan, dari pendalaman yang dilakukan di video tersebut, para pelaku bisa dikenali dan dimintai keterangan.

“Kemudian kita lacak perempuan yang ada di video tersebut. Diketahui jika gadis tersebut adalah warga Blitar. Kita datangi dan dikonfirmasi. Gadis itu membenarkan jika perempuan di video itu adalah dirinya,” jelas Bambang, Selasa (26/5/2020).

| Baca Juga:  Korban Over Dosis Miras di Tulungagung Akhirnya Tewas

Dikatakan Bambang, dari keterangan korban, persetubuhan ini bermula saat dirinya meminta salah satu pelaku untuk mengantarkannya pulang. Pelaku menyanggupi permintaan tersebut, namun meminta dirinya menemani pelaku dan teman-temannya untuk pesta miras terlebih dahulu.

“Korban diajak pesta miras di rumah kosong di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir. Saat korban mabuk berat, akhirnya diperkosa bergantian oleh kelima pemuda tersebut,” ucapnya.

Mengetahui kejadian tersebut, keluarga korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

“Kelima pelaku yakni MR, AK, YG, AL dan SA diamankan dirumah mereka masing-masing. Kita masih kembangkan kasus ini,” ujarnya.

| Baca Juga:  Ini Motif Pembunuhan Pasutri di Tulungagung

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya tikar, handphone yang digunakan untuk merekam, celana dalam dan kaos kuning yang dipakai korban saat diperkosa.

Sementara itu kelima pelaku terancam pasal 76D jo Pasal 81 ayat (2) Undang Undang RI nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma