Beranda Ekonomi Bisnis Jelang Lebaran Harga Daging Ayam dan Sapi di Kota Blitar Merangkak Naik

Jelang Lebaran Harga Daging Ayam dan Sapi di Kota Blitar Merangkak Naik

BERBAGI
pedagang daging ayam di loss pasar Legi Kota Blitar. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri harga daging ayam dan daging sapi di pasar tradisional Kota Blitar mulai merangkak naik.

Di Pasar Legi Kota Blitar daging ayam yang sebelumnya Rp 30 ribu perkilogram kini menjadi Rp 36 ribu hingga Rp 37 ribu perkilogram. Sementara harga daging sapi yang sebelumnya di kisaran harga Rp 110 ribu perkilogram kini naik menjadi Rp 120 ribu perkilogram.

Salah satu penjual daging ayam di pasar Legi, Musriah mengatakan, jelang lebaran biasanya pembeli daging ayam meningkat, namun kali ini jumlahnya justru turun.

| Baca Juga:  Dampingi Gus Ipul, Puti 'Minta Restu' Bung Karno

Kondisi ini selain karena naiknya harga, juga karena banyak warga yang mulai mengurangi aktivitas di luar rumah akibat pandemi Corona.

Pembeli, kata dia juga lebih banyak yang beralih membeli bagian sayap, kepala dan ceker ayam ketimbang daging. Bagian tersebut harganya lebih murah.

“Jelang lebaran biasanyayang beli tetap banyak meski harganya mahal. Sekarang turun. Paling yang banyak beli ceker, sayap dan kepala karena lebih murah,” tuturnya, Kamis (21/5/2020).

Sementara itu, mengantisipasi adanya oknum pedagang yang memanfaatkan naiknya harga Satreskrim Polres Blitar Kota terus melakukan pantauan ke sejumlah pasar tradisional.

| Baca Juga:  Ratusan Pelajar Peringati Pemberontakan PETA

Kanit Pidter Satreskrim Polres Blitar Kota, Ipda Puspa Angghita Sanjaya mengatakan, pantauan yang dilakukan untuk mengantisipsi adanya pedagang nakal yang memanfaatkan momen menjelang lebaran. Sejauh ini tidak ada pedagang yang melakukan hal tersebut.

“Meski harga daging sapi naik hingga 10 ribuan, namun daging yang dijual tergolong daging yang layak konsumsi bukan oplosan apalagi gelonggongan. Karena daging gelonggongan sangat berair ketika digantung. Saat kita lakukan pengecekan, dagingnya kering tidak ada air berceceran,”jelasnya. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma