Beranda Hukum Kriminal Kesulitan Uang, Wanita di Tulungagung Hajar Anaknya di Jalan Agar Dikasihani

Kesulitan Uang, Wanita di Tulungagung Hajar Anaknya di Jalan Agar Dikasihani

BERBAGI
Lilik membuat surat pernyataan tidak lagi mengulangi perbuatannya. (foto:maman firmansyah)

AGTVnews.com – Beragam cara dilakukan untuk bisa mendapatkan uang. Seperti aksi yang dilakukan Lilik Indrawahyuni, warga Kecamatan Kedungwaru ini. Lilik berpura-pura jatuh dari motor kemudian mengahajar anaknya didepan umum.

Hal ini dilakukannya untuk mendapatkan simpati warga. Terlebih saat menghajar anaknya, Lilik mengeluhkan hutang yang melilitnya.

Aksi Lilik ini kemudian diunggah warganet dan ramai menjadi perbincangan di media sosial. Unggahan ini kemudian diselidiki Satreskrim Polres Tulungagung.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satrekrim Polres Tulungagung, Iptu Retno Pujiasih mengatakan telah memanggil Lilik ke mapolres Tulungagung. Lilik datang diantara oleh suaminya.

| Baca Juga:  Buntut Pelemparan Anggota Banser di Tulungagung Polisi Amankan 6 Pemuda

Dihadapan polisi, pelaku mengakui semua perbuatannya. Dirinya memang sengaja terjatuh dari sepeda motor kemudian berpura-pura menghajar anaknya untuk mendapatkan simpati dan belas kasihan warga sekitar.

“Pelaku ini beraksi di sekitar kecamatan Kedungwaru. Modusnya itu tadi pura-pura terjatuh dari sepeda motor, kemudian menghajar anaknya dan mengaku punya hutang” jelas Retno.

Ditambahkan Retno, pelaku berfikir dengan berpura-pura terlilit hutang dan jatuh dari motor. Kemudian menghajar anaknya dihadapan orang banyak, bisa mendatangkan simpati dan belas kasihan. Warga akan mengumpulkan uang untuknya.

| Baca Juga:  Residivis Kacangan, Bebas Dari Penjara Malah Embat HP Teman

“Kalau pekerjaanya sebenarnya bukan pekerjaan tetap ya alias serabutan. Jadi setelah covid ini semakin kesulitan ekonominya,” ungkap Retno.

Pelaku mengaku menyesali semua perbuatannya. Dirinya juga meminta maaf kepada masyarakat serta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma