Beranda Ekonomi Bisnis Terpukul Pandemi, Fotografer Ini Malah Gratiskan Jasanya

Terpukul Pandemi, Fotografer Ini Malah Gratiskan Jasanya

BERBAGI
Taruna Wijanarko sedang mengerjakan foto produk UMKM dari koleganya. Selama pandemi Covid-19 ini, studi miliknya menggratiskan jasa pemotretan produk UMKM. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Kesulitan akibat pandemi Covid-19 dirasakan hampir semua usaha. Tidak terkecuali jasa foto dan video pernikahan. Pembatalan job dan penundaan tanpa batas, harus mereka hadapi.

Namun siapa sangka, ditengah kondisi sulit, ada fotografer yang justru menggratiskan jasa profesionalnya. Dialah Taruna Wijanarko, pemilik Phrimo Photo & Videography.

Pria yang akrab disapa Kokok ini, benar-benar menggratiskan jasa pemotretan selama terjadi pandemi Covid-19 saat ini. Sasaran yang dipilih adalah foto produk UMKM yang ingin tampil lebih keren.

Ditemui di studio miliknya di Jalan Lawu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Kokok mengaku ingin berbagi ditengah kesulitan yang kini dihadapi semua sektor UMKM. “Ini sungguhan gratis. Silakan datang ke studio dengan membawa sample produk yang ingin difoto,” ujarnya kepada reporter AGTVnews.com, Minggu (10/5/2020).

| Baca Juga:  Bunga Rosela Lereng Gunung Wilis Jadi Bisnis Andalan Kembali

Menurut Kokok, disaat ekonomi tengah sulit akibat pembatasan aktifitas, penjualan produk secara online masih bisa diharapkan. “Selama pintar promosi dan display produk terlihat menarik, masih ada peluang,” ujarnya.

Untuk hasil jepretan, Kokok tidak mengurangi sedikitpun kualitas pekerjaannya. Meskipun gratis, Kamera dan studio tetap dioperaikan secara maksimal. Pada kondisi normal, Kokok biasanya mematok harga jutaan Rupiah untuk kemampuannya.

Berawal dari Rasa Frustasi

Niatan menggratiskan pemotretan sample produk UMKM ini, ternyata justru terlintas dibenak bapak dua anak ini saat puncak frustasi. Puluhan job tiba-tiba dibatalkan dan rencana pekerjaan di bulan Syawal ditunda tanpa kejelasan.

Pekerjaan terakhirnya berupa dokumentasi pernikahan, malah dibubarkan polisi dan Satpol PP di kawasan Simpang Lima Gumul, pada medio Maret 2020 lalu. “Saat itu saya benar-benar terpukul. Dan benar saja, puluhan job setelah itu secara sepihak dibatalkan,” kisahnya.

| Baca Juga:  Parcel Lebaran Isi Panci Makin Diminati

Beberapa pekan setelah job terakhirnya, ternyata kondisi lesu juga mulai dirasakan sektor UMKM. Niatan berbagi jasa pemotretan ini pun muncul dari mendengar keluh kesah koleganya.

“Mereka mengeluh penjualan cara langsung sangat sepi. Mau beralih ke cara online tapi belum punya foto produk yang bagus,” ujar Kokok menirukan keluhan teman-temannya.

Dari sinilah kemudian tercetus keinginan menggratiskan jasa pemotretan produk UMKM. Ide sederhana ini pun mendapat sambutan positif dari pelaku usaha kecil di Pare dan sekitarnya.

“Sekarang ini setiap hari selalu ada yang mendaftar atau datang langsung ke studio untuk dibuatkan foto produknya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yusuf Saputro
Editor : Linda Kusuma