Beranda Hukum Kriminal Asyik Nongki Di Motor Tanpa Masker, Puluhan Remaja di Blitar Digiring Polisi

Asyik Nongki Di Motor Tanpa Masker, Puluhan Remaja di Blitar Digiring Polisi

BERBAGI
Asyik Nongki Di Motor Tanpa Masker, Puluhan Remaja di Blitar Digiring Polisi
puluhan remaja yang tengah asyik nongkrong diatas motornya dirazia petugas. Mereka rata-rata tidak bermasker dan abai protokol kesehatan. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Puluhan remaja yang tengah asyik nongkrong di atas motor, di sejumlah titik Kota Blitar terjaring patroli petugas kepolisian. Para remaja ini rata-rata tidak memakai masker, sebagai alat pelindung diri paling dasar.

Tak hanya itu mereka juga tidak memakai helm, motor yang digunakan tidak sesuai standar serta pengendara tidak membawa STNK maupun SIM.

KBO Satlantas Polres Blitar Kota Iptu Nanik mengatakan patroli yang digelar selain untuk menertibkan dan mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, juga untuk mengantisipasi razia balap liar di wilayah Kota Blitar.

| Baca Juga:  Adu Banteng dengan Pikap, PNS Asal Kediri Tewas Kecelakaan

“Kami melakukan patroli rutin. Kami melihat pelanggaran kasat mata dan berhasil kami tindak 45 kendaraan. Semua kami tahan karena semua tidak sesuai standar. Mereka juga mayoritas tak pakai helm, tak bawa STNK maupun SIM serta mengabaikan protokol kesehatan,” ujar KBO Satlantas Polres Blitar Iptu Nanik, Minggu (28/6/2020).

Saat hendak digiring ke Mapolres Blitar Kota pemuda-pemudi ini bukannya mematuhi petugas namun ada beberapa yang berniat kabur. Bahkan seorang pemuda mengaku sedang sakit flu untuk menghindari petugas. Namun petugas tidak terkecoh begitu saja dan langsung membawa pengendara serta motornya ke Mapolres Blitar Kota.

| Baca Juga:  Swalayan di Blitar Masih Pajang Produk Kadaluwarsa

Mereka yang terjaring razia kemudian diberi sanksi tilang. Polisi memperbolehkan pemilik mengambil sepeda motor setelah menunjukkan surat-surat.

“Kami lakukan tindakan tilang kepada pengendara yang terjaring razia,” pungkasnya.

Meski Kapolri telah mencabut maklumatnya terkait kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah, dalam penanganan penyebaran virus Corona atau COVID-19. Namun kepolisian tetap melakukan pengawasan dan pendisiplinan masyarakat, terkait penerapan protokol kesehatan. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma