Beranda Peristiwa Bertabrakan dengan Truk, Pengendara Motor Bonceng Tiga di Blitar Tewas Mengenaskan

Bertabrakan dengan Truk, Pengendara Motor Bonceng Tiga di Blitar Tewas Mengenaskan

BERBAGI
kondisi korban rewas mengenaskan dengan luka parah di kepala. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Raya Blitar – Kediri, Senin (8/6/2020) malam. Kejadian nahas tersebut tepatnya di simpang 4 traffic light Mantenan Desa Sukorejo Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Kecelakaan maut tersebut memakan tiga korban jiwa. Semuanya adalah pengendara sepeda motor yang berboncengan tiga.

Kasatlantas Polres Blitar AKP Haris Dharma Sucipto mengatakan, semula kendaraan mobil truk Izusu elf nomor polisi B 9613 FYU melaju dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di simpang 4 traffic light Mantenan Desa Sukorejo Kecamatan Udanawu tiba- tiba ada sepeda motor Nopol S 2998 MW yang berboncengan tiga melaju dari arah barat berbelok ke selatan. Tabrakan keras pun tak terhindarkan.

| Baca Juga:  Santuy Gergaji Kayu di Depan Rumah, Laki-laki di Blitar Diamankan Polisi

“Tiga korban yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor meninggal dunia. dengan luka serius di bagian kepala,” ujar AKP Haris, Selasa (9/6/2020).

Ketiga korban diantaranya NIF (17 tahun) warga Kabupaten Lamongan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian korban kedua MDN (19 tahun) warga Kabupaten Blitar meninggal dunia di rumah sakit. Sementara korban ketiga MSA (18 tahun) warga Kabupaten Blitar juga meninggal di lokasi kejadian.

“Ketiga korban ini berstatus pelajar. Dua meninggal di lokasi kejadian satu meninggal di rumah sakit,” ujarnya.

| Baca Juga:  Ratusan Anggota Polres Blitar Dilakukan Tes Urine Dadakan

Sementara DRP (25 tahun) pengemudi truk warga Kabupaten Malang hanya mengalami luka lecet di lutut bagian kanan. “Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma