Beranda Tips Trik Di Rumah Aja, Siswa MAN Kediri Ciptakan Drone Khusus Bencana dari Bahan...

Di Rumah Aja, Siswa MAN Kediri Ciptakan Drone Khusus Bencana dari Bahan Bekas

BERBAGI
Di Rumah Aja, Siswa MAN Kediri Ciptakan Drone Khusus Bencana dari Bahan Bekas
drone buatan Azhar mulai dipesan sejumlah kontraktor dan juga badan penanggulangan bencana. (foto : wiji guntoro)

AGTVnews.com – Di Rumah Aja, ternyata memiliki arti sendiri bagi Muhammad Azhar Syahrudin. Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Kediri ini berhasil membuat drone sebagai server alat komunikasi.

Drone buatan warga Kelurahan Bogo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri ini berasal dari bahan bekas yang mudah didapat. Drone ini difungsikan Azhar untuk bencana alam.

Azhar menuturkan, rancangan drone ini sudah dilakukan sejak setahun lalu. Saat pandemi, Azhar lebih bisa fokus mengembangkan idenya ini. “Karena adanya belajar di rumah, jadi lebih banyak waktu untuk mengembangkan ide pembuatan drone bencana ini,” ujarnya, Selasa (30/6/2020).

| Baca Juga:  Fenomena Sumur Amblas Diteliti Ahli Gunung Berapi

Dikatakan Azhar, drone buatannya ini bisa digunakan sebagai server darurat untuk berkomunikasi saat tidak tersedia jaringan seluler. “Drone ini memang diciptakan untuk di tempat bencana, saat sinyal komunikasi hilang. Kalau saat ini ketinggiannya bisa mencapai 400 meter dan jauhnya mencapai 1 kilometer,” ucapnya.

Frame drone buatan Azhar ini menggunakan plastik bekas. Sementara chip penggunaannya terbuat dari bekas remote tv. Drone ini dapat diakses melalui aplikasi khusus yang juga diciptakan Azhar. Dengan aplikasi ini bisa terhubung dengan server di drone tersebut.

| Baca Juga:  16 Gadis Perawan Tabur Bunga Ritual 1 Suro di Pamuksan Sir Aji Joyoboyo

“Saat ini masih dapat digunakan di 2 hp saja dan hanya berupa voice note. Inginnya nanti juga bisa pesan teks, panggilan video dan digunakan di banyak hp serta jarak terbangnya lebih jauh,” ucapnya.

Drone buatan Azhar ini dijual dengan harga bervariasi, tergantung ukuran. Untuk drone besar, harga yang dipatok Rp 1,5 juta sementara untuk ukuran kecir Rp 500 ribu. Beberapa kontraktor di wilayah Kediri dan beberapa kota lain sudah memesan drone ini, bahkan juga badan penanggulangan bencana. (*)

Reporter : Wiji Guntoro
Editor : Linda Kusuma