Beranda Peristiwa Lagi, Petugas Amankan 43 Pelanggar Jam Malam di Tulungagung

Lagi, Petugas Amankan 43 Pelanggar Jam Malam di Tulungagung

BERBAGI
pelanggar jam malam di Tulungagung dikenai sanksi kerja sosial membersihkan sejumlah fasilitas umum. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Petugas gabungan di Tulungagung kembali mengamankan puluhan anak muda yang melanggar aturan jam malam. Kali ini petugas mengamankan 43 pelanggar. Mereka kedapatan asyik nongkrong di warung kopi dan pinggir jalan pada saat pemberlakuan jam malam.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Tulungagung, A Nindya Putra mengatakan, 43 pelanggar tersebut terjaring di sekitar plaza Belga Tulungagung, kemudian di warung kopi sekitar stasiun, warung bakso di kelurahan Kenayan, warung lesehan pasar wage dan sekitar rusunawa Plosokandang.

“Ada yang nongkrong dan kumpul-kumpul di pinggir jalan, ada yang diwarung kopi, warung bakso juga ada. Mereka yang terjaring razia jam malam langsung diamankan dan di data,” jelasnya, Rabu (17/6/2020).

| Baca Juga:  2 Warga Indonesia Positif Corona

Bagi para pelanggar ini diberikan sanksi sesuai instruksi Bupati. Mereka diminta untuk membersihkan fasilitas umum yang ada di Tulungagung.

“Kita arahkan untuk membersihkan taman aloon-aloon. Karena jumlahnya yang cukup banyak dan agar tidak menyulitkan saat menuju ke lokasi kerja sosial,” terangnya.

Genot panggilan akrab A Nindya mengakui, sanksi membersihkan fasilitas sosial di aloon aloon ini diberikan kepada mereka yang baru pertama melanggar jam malam. Jika ditemukan pelaku yang sama mengulangi di lain hari, sanksi sosial lebih berat sudah disiapkan.

| Baca Juga:  Antisipasi Merebaknya Corona, Tes CPNS Tahap SKB di Kediri Ditunda

“Data yang kita miliki akan kita lihat lagi. Kalau masih melanggar lagi tentu sanksinya kita berikanjauh lebih berat, agar jera,” pungkasnya.

Pemberlakuan jam malam dan sanksi sosial ini untuk meminimalkan aksi kumpul-kumpul warga di masa pandemi. Terlebih saat ini angka temuan kasus terkonfirmasi di Tulungagung cukup tinggi mencapai 175 orang. (*)

Reporter : Maman Firmansyah 
Editor : Linda Kusuma