Beranda Kesehatan Pasien Positif Bertambah, Penyebaran Corona di Tulungagung Penularan Lokal

Pasien Positif Bertambah, Penyebaran Corona di Tulungagung Penularan Lokal

BERBAGI
Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid19 Tulungagung mencatat adanya 37 temuan baru kasus pada 16 Juni kemarin. Dengan adanya tambahan ini, total 175 orang terkonfirmasi dengan jumlah kesembuhan sebanyak 56 orang.

Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, 37 orang tersebut sebagian besar merupkan Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka melakukan kontak erat dengan terkonfirmasi positif sebelumnya dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di RSUD Dr Iskak Tulungagung.

37 terkonfirmasi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. 8 orang dari Kecamatan Kedungwaru, 5 orang dari Kecamatan Pakel, 2 orang dari Kecamatan Bandung, Boyolangu, Campurdarat, Gondang, Karangrejo, Kauman, Ngunut, Pagerwojo dan Sumbergempol. Kemudian 1 orang dari kecamatan Besuki, Kalidawir, Rejotangan dan Kecamatan Tulungagung.

| Baca Juga:  Tambah 3 Kasus Positif Covid-19, Kabupaten Kediri Masuk Wilayah Pasien Terbanyak di Jawa Timur

“Penyebarannya merata. Hampir di semua kecamatan, sebagian besar adalah OTG, PDP dan yang punya riwayat perjalanan dari daerah transmisi,” tuturnya.

Dikatakan Galih, dari data tersebut 13 diantaranya adalah OTG yang melakukan kontak erat dengan terkonfirmasi FW. FW merupakan karyawan BUMN yang bertugas di Kabupaten Tulungagung. Penyebarannya cukup masive mengingat posisi 13 orang ini tersebar di sejumlah kecamatan.

FW diketahui reaktif rapid test saat melakukan pengurusan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk pergi ke Surabaya. Setelahnya dilakukan pengambilan swab diketahui jika positif Covid-19.

| Baca Juga:  Tidak Hadir Tes Tulis, Puluhan Calon PPK Didiskualifikasi

“FW ini waktu lebaran kemarin ke Surabaya, kemudian saat mau ke Surabaya lagi dan mengurus SIKM disini ternyata hasilnya reaktif dan terkonfirmasi” Jelas Galih.

Galih memastikan pihaknya akan terus melakukan tracing terutama untuk mendalami penyebaran di klaster BUMN ini. “Tracing terus kita lakukan, di unit-unit lain dan pihak pihak yang melakukan kontak erat dengan terkonfirmasi ini,” pungkasnya.

Galih berharap masyarakat bisa benar-benar disiplin menjalankan protokol kesehatan dan tidak abai. Saat ini penyebaran di Tulungagung sudah merupakan penularan lokal. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma