Beranda Hukum Kriminal Pesan Ganja Melalui IG, Mahasiswa di Kediri Dicokok BNN

Pesan Ganja Melalui IG, Mahasiswa di Kediri Dicokok BNN

BERBAGI
Pesan Ganja Melalui IG, Mahasiswa di Kediri Dicokok BNN
pesan ganja melalui IG, mahasiswa di Kediri diamankan petugas BNN. (foto : wiji guntoro)

AGTVnews.com – Salah satu mahasiswa di Universita Kediri, HAS (21 tahun) asal Sungai Pinang dalam Samarinda, diamankan petugas BNN Kota Kediri. Mahasiswa yang mengontrak di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri ini diketahui menyimpan paketan ganja kering. Paketan tersebut dipesan melalui media sosial Instagram.

Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawan mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan kecurigaan dari Bea Cukai Kediri. Bea cukai curiga pesanan tersebut berisi barang mencurigakan dan pemesannya dari Kota Kediri.

“Untuk proses penyelidikan dilakukan Bea Cukai lebih kurang seminggu yang lalu. Dari hasil penyelidikan tersebut, dicurigai adanya pengiriman barang yang dipesan oleh seseorang yang berdomisili di Kota Kediri,” ujarnya, Senin (29/6/2020).

| Baca Juga:  Geger, Ratusan Warga Tutup Paksa Galian C Rolak 70

Ditambahkan Bunawan, petugas BNN kemudian melakukan penggeledahan di rumah pemesan paket tersebut dan ditemukan adanya barang bukti berupa paket daun ganja kering.

“Pelaku melakukan transaksi melalui media sosial instagram. Jadi dia sudah melakukan 4 kali transaksi. Yang terakhir berhasil kita lakukan penyelidikan dan kita tangkap targetnya.

Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas mendapati barang bukti berupa daun ganja kering seberat 23 gram, 4 bendel kertas rokok merek Buffalo Bill berisi 138 lembar, 1 bendel kertas rokok merk RAW sebanyak 21 lembar, 1 bendel kertas polong sebanyak 36 lembar, 1 buah corong dari grenjeng rokok, 1 buah korek api dan 1 botol air.

| Baca Juga:  Tanah Ambles di Kediri Rusak Rumah

Dihadapan petugas, pelaku mengaku aktif menggunakan ganja sejak tahun 2016 hingga 2018. Paketan daun ganja tersebut untuk digunakan sendiri.

“Ini modus baru. Jadi pesannya di Instagram, kemudian transaksi melalui market place dengan menyamarkan ganja jadi sepatu. Barang tersebut dikirim dari Lampung seharga Rp 600 ribu dan ongkos kirim Rp 27 ribu. Saat ini kita sedang dalami penjualnya,” pungkasnya.

Pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 11 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun maksimal 12 tahun. (*)

Reporter : Wiji Guntoro
Editor : Linda Kusuma