Beranda Pemerintahan Rapid Test Petugas Tandai Penutupan Ruang Observasi di Kota Kediri

Rapid Test Petugas Tandai Penutupan Ruang Observasi di Kota Kediri

BERBAGI
Petugas ruang observasi tingkat kecamatan di Kota Kediri jalani rapid test Covid-19. Kegiatan ini menandai berakhirnya tugas observasi yang mereka lakukan sejak April 2020. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Tiga ruang observasi tingkat kecamatan di Kota Kediri resmi ditutup. Penutupan ditandai dengan rapid test bagi seluruh petugas yang berjaga, Jumat (12/6/2020).

Penutupan ruang observasi setelah arus mudik sudah berkurang. Selanjutnya tugas observasi diberikan kepada masing-masing RT. Apabila ditemukan pendatang, maka pihak RT dapat melakukan observasi.

“Tugas Ruang Observasi berakhir ketika kini arus mudik kan sudah berkurang. Selanjutnya, untuk observasi akan diserahkan pada RT-nya masing-masing. Jadi untuk karantina mandiri warga yang dari luar kota diharapkan jadi tanggung jawab per RT,” kata Camat Mojoroto, Moh. Ridwan.

Warga yang usai bepergian dari luar kota lapor pada RT setempat selanjutnya melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Bila ada gangguan kesehatan, silakan datang ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Tutup Sementara Rumah Ibadah

“Upaya ini juga upaya untuk melibatkan masyarakat dalam banyak hal, termasuk penanggulangan penyebaran Corona ini. Sekarang pun masyarakat sudah lebih perhatian,” tambah Ridwan.

Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr Fauzan Adima menyatakan, seluruh petugas yang terlibat dalam observasi akan menjalani rapid test.

“Rapid test untuk semua petugas Ruang Observasi karena mereka punya risiko tinggi untuk tertular makanya kami lakukan rapid test untuk antisipasi penularan lebih lanjut,” kata Fauzan.

Selama mereka kerja di Ruang Observasi tentu banyak berinteraksi dengan pemudik/pendatang yang kemungkinan mereka OTG. Salah satu upaya Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri melindungi petugas selain mengenakan APD juga melakukan rapid test.

| Baca Juga:  Meski di Masa Pandemi, Coin Emas Kota Kediri Tetap Berlangsung Meriah

Rapid test dilakukan di salah satu ruangan Kecamatan Mojoroto oleh petugas medis dari Puskesmas Kota Kediri. Mulai dari pukul 7.30 WIB hingga pukul 11. 00 WIB. Hasil rapid test diumumkan tak lama setelah selesai semua dan hasilnya semua non reaktif.

Rapid test ini mengakhiri beroperasinya ruang observasi di tingkat kecamatan yaitu di GOR Joyoboyo untuk Kecamatan Mojoroto, Gedung GNI untuk Kecamatan Kota, dan kantor Kecamatan Pesantren untuk wilayah Kecamatan Pesantren.(*)

Reporter: Yusuf Saputro