Beranda Politik Soal Pilbup Blitar, Marhaenis : Saya Tidak Mau Boros Bicara Soal Pilkada

Soal Pilbup Blitar, Marhaenis : Saya Tidak Mau Boros Bicara Soal Pilkada

BERBAGI
Soal Pilbup Blitar, Marhaenis Saya Tidak Mau Boros Bicara Soal Pilkada
Rijanto-Marhaenis digadang-gadang bakal kembali berduet dalam Pilbup 2020. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Siapakah nama calon Bupati dan Wakil Bupati yang bakal diusung PDIP dalam Pilkada Blitar 2020 terus menjadi pusat perhatian publik. Terlebih belakangan santer beredar kabar bahwa rekomendasi DPP PDIP bakal kembali diberikan kepada pasangan petahana Rijanto-Marhaenis.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar, yang juga Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo membenarkan kabar yang santer beredar itu. Namun untuk informasi lebih detail dia mengaku tidak mau boros bicara soal Pilkada.

“Saya dan teman-teman pengurus sementara memilih silent alias tidak boros berbicara tentang Pilkada. Saya tidak mau memancing suasana di Kabupaten Blitar ini jadi tidak enak. Saya ingin rakyat tetap tenang di tengah suasana pandemi ini. Sudah seharusnya kita menunggu surat rekomendasi resmi, jangan sampai seperti bayi prematur,” ujar Marhaenis kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

| Baca Juga:  Ajukan 3 Ribu Pegawai, Kabupaten Blitar Hanya Dapat Jatah 469 ASN

Lebih lanjut Marhaenis menuturkan, DPC PDIP taat kepada pimpinan partai serta mengedepankan konsolidasi dengan intern partai serta masyarakat. Namun, jika rekomendasi DPP PDIP benar-benar dipercayakan kembali kepadanya dia mengaku siap mengawal rekomendasi dan memenangkan siapapun pasangan yang diusung.

“Monggolah, siapa yang ditunjuk DPP. Saya selaku ketua DPC dan seluruh jajaran pengurus lainnya harus mengawal rekom dan memenangkan rekom siapapun yang direkomendasikan oleh partai. Kita taat kepada pimpinan partai, apapun keputusannya kami terima. Dan yang terpenting kami ingin selalu dekat dengan rakyat. Selain harus selalu konsolidasi dengan pengurus partai di tingkat masyarakat juga harus ada komunikasi,” jelasnya.

| Baca Juga:  Positif Corona di Kabupaten Blitar Bertambah 3 Orang

Untuk diketahui, Pilbup Blitar pada 2015 lalu, menjadi perhatian publik, termasuk secara nasional. Pasalnya, pasangan Rijanto-Marhaenis menjadi calon tunggal melawan bumbung kosong dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali tersebut. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma