Beranda Pendidikan Tak Ada Akses Internet Siswa di Jombang Ikuti Ujian Sekolah Secara Manual...

Tak Ada Akses Internet Siswa di Jombang Ikuti Ujian Sekolah Secara Manual di Rumah

BERBAGI
salah satu siswa mengikuti ujian secara manual di rumahnya, karena sulitnya akses internet. (foto: aan hidayat)

AGTVnews.com – Sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Jombang terpaksa mengikuti ujian sekolah dengan sistem manual. Hal ini karena tidak ada akses internet di lingkup tempat tinggal mereka.

Seperti yang dialami 5 siswa di SMA PGRI Ngoro Jombang. Sejumlah guru di sekolah ini, terpaksa harus mendatangi rumah salah satu siswanya yang berada dipegunungan Desa Pakel Kecamatan Bareng.

Menurut salah satu guru, Else Putriana, letak geografis desa yang berada di pegunungan membuat akses internet dari ponsel siswa sulit di jangkau. Dampaknya, para siswa peserta ujian sekolah tak bisa mengikuti proses ujian daring seperti siswa lainya.

| Baca Juga:  Ini Besarnya Biaya Urus Izin Hajatan di Tulungagung Saat Pandemi

“ Ada 5 siswa yang ada disekolah yang kami datangi untuk mengantarkan naskah ujian. Karena mereka gagal ikuti ujian daring yang diselenggarakan. Alasanya susahnya jaringan internet,“ kata jelas Else, Selasa (9/6/2020).

Sementara itu, salah satu siswa kelas 10 SMA PGRI Ngoro, Rinda Dwi Setyowati mengaku senang meski mengikuti ujian yang berbeda dengan teman lainnya. Diakuinya, kondisi daerah tempat tinggalnya yang ada di pegunungan menyebabkan sulitnya akses jaringan internet.

“Senang, karena akhirnya bisa mengikuti ujian seperti teman lainya. Meski naskah harus diantar para guru saya. Bedanya lebih cemas karena proses ujian ada pengawas secara langsung beda dengan ujian dengan sistem daring yang bisa dikerjakan sendiri dengan waktu yang ditetapkan, “ pungkasnya.

| Baca Juga:  Kepala Daerah di Blitar Raya Kompak Sumbangkan Gaji Selama Pandemi Covid-19

Ditengah pandemi Covid-19, sejumlah sekolah di Jawa Timur masih menggunakan sistem pembelajaran daring, pun dengan ujian kenaikan kelas. Kondisi ini masih akan diberlakukan hingga pemberitahuan selanjutnya. (*)

Reporter : Aan Hidayat
Editor : Linda Kusuma