Beranda Hukum Kriminal Anak Pembunuh Bapak di Tulungagung Belum Mau Beri Keterangan

Anak Pembunuh Bapak di Tulungagung Belum Mau Beri Keterangan

BERBAGI
Polisi melakukan olah tempat kejadian pembunuhan Tumiran oleh Imam Basori yang tak lain anaknya sendiri. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Usai diamankan setelah membunuh bapaknya, kini Imam Basori masih berada di Mapolsek Rejotangan Tulungagung, Sabtu (25/7/2020). Warga Desa Banjarejo Kecamatan Rejotangan ini diamankan setelah diketahui membunuh bapaknya sendiri, Tumiran (80 tahun) pada Kamis (23/7/2020) dinihari.

Tersangka Imam Basori yang diketahui menderita gangguan kejiwaan ini tidak memberikan keterangan sama sekali. Penyidik kepolisian yang mencoba menginterogasi tidak mendapatkan jawaban. Imam Basori hanya diam saja saat ditanya seputar pembunuhan yang dilakukannya.

Kapolsek Rejotangan, Iptu Heri Poerwanto mengatakan, sejak pertama kali masuk ke dalam ruang tahanan Mapolsek Rejotangan, yang bersangkutan terus diam. Bahkan pertanyaan polisi kepadanya tidak digubris sama sekali.

| Baca Juga:  Anak Korban Pernah Pergoki Pencurian di Rumahnya

“Sejak kemarin juga diam saja tidak ada bicaranya sama sekali. Kita juga bingung karena ketika ditanya motif dan kronologinya tidak menjawab,” ujarnya.

Heri menjelaskan, selanjutnya tersangka akan dikirim ke rumah sakit jiwa Malang untuk memastikan kondisi kejiwaannya. Jika nantinya hasil pemeriksaan menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan, maka pasal yang disangkakan akan gugur demi hukum.

“Kenapa dikirim kesana karena memang tersangka ini sudah berulang kali dikirim ke Lawang. Jadi kondisinya ini waktu setelah membunuh kemarin sempat nangis dan menyesal tapi mungkin waktu kejiwaanya lagi buruk gitu atau pas kumat ya seperti ini tidak merespon,” ungkapnya.

| Baca Juga:  Pembunuh Janda Pemilik Kos di Tulungagung Diamankan

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis pagi kemarin warga Desa Banjarejo Kecamatan Rejotangan dibuat geger. Pasalnya, Imam Basori menangis memangku mayat bapaknya di pelataran rumah.

Hasil olah TKP Polisi memastikan bahwa pelaku merupakan Imam Basori yang sehari-hari tinggal bersama dengan korban. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, menyebut ketika kondisi kejiwaan tersangka sedang buruk maka pelampiasannya selalu dengan menyiksa bapaknya tersebut.(*)

Reporter: Maman Firmansyah
Editor : Yusuf Saputro