Beranda Peristiwa Data Pasien Dokter Meninggal Karena Corona di Blitar Tak Terlacak

Data Pasien Dokter Meninggal Karena Corona di Blitar Tak Terlacak

BERBAGI

GTVnews.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Blitar kesulitan melacak pasien yang pernah kontak erat dengan Dokter Sony Putrananda. Diketahui, dr Sony meninggal karena tepapar Covid-19.

Juru bicara GTPP Covid-19 Kota Blitar, M Muchlis menyatakan, praktek dr Sony di Jalan Mawar nomor 76 Kota Blitar tidak memiliki buku register. Artinya tidak ada data pasien yang berobat.

“Untuk pasien kami kesulitan untuk mencari. Karena di tempat praktek tidak ada buku register. Ada catatan pasien namun yang tahu hanya almarhum,” ujar Muchlis, Jumat (31/7/2020).

| Baca Juga:  Tak Ada Akses Internet Siswa di Jombang Ikuti Ujian Sekolah Secara Manual di Rumah

Meski begitu pihaknya tetap berusaha melacak orang-orang yang pernah berobat ke dokter Sony dengan cara membuat pengumuman di media sosial.

“Teman-teman sudah membuat pengumuman di berbagai grup media sosial. Bagi yang pernah berobat ke almarhum terhitung mulai tanggal 14-27 Juli untuk menghubungi Puskesmas yang ditunjuk, dibatasi sampai hari senin 3 Agustus,” imbuhnya.

Sampai saat ini baru ditemukan 9 kontak erat dokter yang terkenal banyak pasiennya ini. Sembilan orang tersebut terdiri dari keluarga, sopir dan karyawan. Mereka telah dilakukan swab test. Sambil menunggu hasil saat ini mereka melakukan isolasi mandiri di rumah.

| Baca Juga:  Istri Reaktif Covid-19, Wabup Jombang Jalani Isolasi

Untuk diketahui, Dokter Sony Putrananda (59 tahun) merupakan warga
Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Dokter yang dikenal luas kalangan masyarakat Blitar karena ketelatenannya menghadapi pasien itu berpulang pada Selasa (28/7/2020) pukul 21.50 WIB di RSAA Kota Malang.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro