Beranda Peristiwa Diperbolehkan Pulang, 2 Pasien Reaktif Covid-19 Disambut Sholawat dan Mandi Kembang

Diperbolehkan Pulang, 2 Pasien Reaktif Covid-19 Disambut Sholawat dan Mandi Kembang

BERBAGI
Diperbolehkan Pulang, 2 Pasien Reaktif Covid-19 Disambut Sholawat dan Mandi Kembang
2 warga Jombang disambut haru warga setelah usai jalani karantina pasca reaktif rapid test. (foto : aan hidayat)

AGTVnews.com – Tangis haru mewarnai kepulangan 2 pasien reaktif Covid–19, Zul Faldi Mursidah (40 tahun) dan ayahnya Farukan (60 tahun), Rabu (22/7/2020). Keduanya merupakan warga Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Jombang.

Sejumlah tetangga dan keluarga, menyambut keduanya dengan sholawat serta ritual mandi kembang. Suasana tangis bahagia terdengar riuh, saat keduanya tiba dirumah. Pelukan dan ciuman mewarnai sambutan para tetangga dan keluarga yang sudah lama menanti kepulangan mereka.

“Kami bahagia. Semua keluarga dan tetangga menyambut kami dengan penuh kasih sayang. Tak ada ketakutan dan kekhawatiran. Semua memberikan sapaan yang baik untuk kami,“ terang Zul saat ditemui dikediamanya.

| Baca Juga:  Salah Satu PDP Meninggal di Kabupaten Blitar Dipastikan Positif Corona

Sebelum dikarantina, Zul dan ayahnya dinyatakan reaktif oleh Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Pemerintahan Kabupaten Jombang pada pertengahan bulan Juli lalu. Zul kemudian diminta untuk mengikuti proses karantina di gedung Stikes Pemkab Jombang hingga 36 hari.

Karantina hingga 36 hari itu dilakukan karena hasil swab keduanya belum keluar. Mereka harus tetap mematuhi protokol kesehatan melalui karantina.

Sebelumnya, saat Zul menjalani karantina 5 anaknya yang masih kecil-kecil harus terlantar. Mereka tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Sementara dirinyalah yang menjadi tulang punggung keluarga pasca ditinggal suaminya 6 bulan lalu.

| Baca Juga:  1 PDP Corona di Kabupaten Blitar Meninggal Dunia

“Alhamdullah saat ini kami bahagia bisa kembali bersama keluarga. Sangat bersyukur setelah dibolehkan pulang,“ pungkasnya. (*)

Reporter : Aan Hidayat
Editor : Linda Kusuma