Beranda Kesehatan Puluhan Pasien Positif Covid-19 di Tulungagung Belum Terdeteksi Asal Klasternya

Puluhan Pasien Positif Covid-19 di Tulungagung Belum Terdeteksi Asal Klasternya

BERBAGI
Puluhan Pasien Positif Covid-19 di Tulungagung Belum Terdeteksi Asal Klasternya
masih ada pasien positif yang belum diketahui berasal dari klaster mana. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Kabupaten Tulungagung masih memiliki 24 orang terkonfirmasi Corona yang belum diketahui asal klasternya. Hingga saat ini tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung masih terus melakukan tracing.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat mengatakan, 24 pasien terkonfirmasi corona ini belum ditemukan, zero pasiennya. Sehingga tidak diketahui asal klasternya.

“Untuk terkonfirmasi yang belum diketahui klasternya dari mana, ada 24 orang di data kami. Kita belum tahu mereka klaster mana, karena zero pasiennya belum ketemu makanya ini masih kita tracing” jelasnya, Rabu (1/7/2020).

| Baca Juga:  Penampakan Fosil Jaman Prasejarah di Goa Tenggar

Kasil menambahkan, sebagian besar dari mereka merupakan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dan beberapa Puskesmas penyangga.

“Untuk 24 orang ini mereka itu PDP yang sekarang dirawat di Rumah Sakit karena kondisinya yang terkonfirmasi dan memiliki penyakit bawaan,” ucap Kasil.

10 Klaster Sudah Terdeteksi

Sementara itu, 10 klaster penyebaran corona di Tulungagung yang telah terdeteksi saat ini diantaranya, klaster Umroh, klaster Pelatihan Haji dan klaster Desa Jabalsari.

Semetara klaster lainnya yakni klaster Rokok S, klaster desa Bungur, klaster tenaga kesehatan rumah sakit, klaster tenaga kesehatan puskesmas B dan J, klaster Rokok A, dan klaster Perbankan.

| Baca Juga:  Bukan Rujukan Namun Pemkab Ponorogo Jamin Semua Rumah Sakitnya Miliki Ruang Isolasi

Dari klaster klaster tersebut sebagian besar sudah sembuh namun ada juga yang saat ini masih menjalani karantina dengan status sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) di Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma