Beranda Pemerintahan Siap-siap Push Up Bila Tak Bermasker di Kota Blitar

Siap-siap Push Up Bila Tak Bermasker di Kota Blitar

BERBAGI
sanksi warga tidak bermasker
Warga menerima sanksi kerja sosial karena tidak mengenakan masker di tempat publik. Selain kerja sosial, sanksi juga berupa push up. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Siapa saja yang tidak mematuhi protokol kesehatan di Kota Blitar siap-siap kena sanksi. Pasalnya, Peraturan Walikota (Perwali) tentang Penerapan New Normal di masa pandemi Covid-19 sudah mulai diterapkan di Kota Blitar.

Adapun isi Perwali itu selain mengatur sanksi bagi masyarakat juga mengatur perusahaan maupun pengelola tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan saat penerapan new normal. Pengelola tempat usaha, wisata dan tempat publik harus menyediakan sarana prasarana protokol kesehatan saat beroperasi kembali.

Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, sanksi dari aturan tersebut bervariasi tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan. Untuk tempat usaha dan tempat wisata misalnya, mereka yang melanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi berupa teguran hingga tiga kali sampai penutupan sementara.

| Baca Juga:  Persiapan New Normal, Pemkot Blitar Akan Lakukan Ini

| simak video berita terkait:

“Bagi tempat usaha dan tempat wisata yang melanggar protokol kesehatan ada sanksi teguran pertama, kedua, ketiga, sampai penutupan sementara,” kata Santoso, Jumat (10/7/2020).

Selain itu, tempat usaha dan tempat wisata sanksi sosial juga diberlakukan bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Misalnya, masyarakat yang tidak pakai masker di tempat publik akan diberi sanksi sosial berupa bersih-bersih fasilitas umum maupun diminta push up.

“Sanksi ini sebagai efek jera agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat pemberlakuan new normal,” tegasnya.

Pemkot Blitar bekerjasama dengan TNI dan Polri untuk menerapkan Perwali ini. Petugas akan gencar melaksanakan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Dia juga meminta masyarakat mematuhi aturan yang sudah ada.

| Baca Juga:  Pejabat Pemkot Blitar Terlibat Kecelakaan di Tulungagung

“Pemberlakuan new normal ini sebagai upaya menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Tapi, yang perlu ditegaskan, masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Santoso tidak ingin status Kota Blitar yang sudah masuk zona kuning atau resiko rendah kembali masuk zona oranye maupun zona merah saat pemberlakukan new normal. “Kuncinya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu tingkat penyebaran bisa ditekan dan Kota Blitar bisa masuk zona hijau,” ujarnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro