Beranda Hukum Kriminal Mengamuk di Pendopo, Anggota DPRD Tulungagung Jadi Tersangka

Mengamuk di Pendopo, Anggota DPRD Tulungagung Jadi Tersangka

BERBAGI
AKP Ardyan Yudho, Kasatreskrim Polres Tulungagung. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Kasus pecah botol bir dan ancaman yang dilakukan oleh anggota DPRD Tulungagung berinisial SHM di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, beberapa waktu lalu, memasuki babak baru.

Status kasus tersebut telah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan, seiring dengan penetapan SHM sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudho mengatakan, SHM telah ditetapkan sebagai tersangka setelah pihaknya menemukan 2 alat bukti yang sah. Yang bersangkutan juga sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Yudho menjelaskan, pihaknya menjerat SHM dengan dua pasal sekaligus yakni pasal 335 KUHP tentang ancaman kekerasan. Dan pasal 315 KUHP tentang penghinaan dan pencemaran nama baik.

| Baca Juga:  Pemuda di Tulungagung Dianiaya Gerombolan Berpakaian Hitam

“Pasalnya 335 dan 315, untuk ancaman hukumannya di pasal 335 itu 1 tahun penjara,” jelas Yudho, Jumat (14/8/2020).

Meski jadi tersangka, namun SHM tidak ditahan ooleh penyidik. Sebab selama ini dinilai kooperatif dan memenuhi panggilan pihak kepolisian selama proses pemeriksaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses hukum yang menjerat SHM ini bermula dari aksi nekat SHM dan satu temannya yakni YYK yang membanting dan memecahkan toples, usai gagal bertemu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Pendopo pada Jumat (29/5/2020) petang.

| Baca Juga:  Haru, Tahanan Buka Bersama Pimpinan Polres

SHM tidak sendirian menjadi tersangka dalam aksi ini, sebelumnya Polisi telah mengusut kasus pecah botol dan toples di Pendopo dan YYK akhirnya menjadi tersangka.(*)

Reporter: Maman Firmansyah
Editor : Yusuf Saputro