Beranda Peristiwa Pilbup 2020, Polres Blitar Beri Perhatian Khusus Wilayah Rawan

Pilbup 2020, Polres Blitar Beri Perhatian Khusus Wilayah Rawan

BERBAGI
Pilbup 2020, Polres Blitar Beri Perhatian Khusus Wilayah Rawan
simulasi pengamanan pilkada 2020 di Kabupaten Blitar. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Kepolisian Resort Blitar, akan memberikan perhatian khusus di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar yang dianggap rawan dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pernyataan ini disampaikan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, saat menggelar latihan sistem pengamanan kota (Sispamkota), Sabtu (29/8/2020).

Menurutnya pihaknya akan memberi perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Diantaranya Kecamatan Wlingi, Gandusari dan kecamatan yang berbatasan langsung dengan daerah lain.

“Ada sekitar 500 personil disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020. Diperkirakan pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Blitar 2020 berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

| Baca Juga:  Triyanto Aktivis Anti Korupsi Tersangka UU ITE Ditahan Polres Blitar

Meski demikian pihaknya tidak mau mengambil resiko, sehingga pengamanan Pilkada 2020 akan dilakukan semaksimal mungkin.

“Kita menggelar Sispamkota untuk mempersiapkan diri dalam rangka pelaksanaan Pilkada 2020. Sehingga nanti dalam pelaksanaan Pilkada kita sudah benar-benar siap apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Fanani.

Dalam simulasi yang digelar, fokus pengamanan selain kantor KPU dan tempat pemungutan suara (TPS) juga pengamanan pasangan calon yang diprediksi paling rawan dari gangguan keamanan.

Simulasi dimulai dengan pengamanan massa aksi unjuk rasa, saat proses kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati. Mereka terlibat bentrok dengan petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas pengamanan kampanye.

| Baca Juga:  Polisi di Blitar Dituduh Lakukan Percobaan Perkosaan

Polisi kemudian mengevakuasi pasangan calon bupati dan wakil bupati ke tempat aman. Kemudian pengamanan dilanjutkan ke TPS serta kantor KPU. Dilanjutkan latihan praktek penghalauan massa.

“Kita mengantisipasi adanya unjuk rasa pencurian kotak suara dan adanya kerawanan lainnya,” tegasnya.

Pengamanan ini semua dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma