Beranda Hukum Kriminal Polres Tulungagung Akan Gelar Razia Masker, Tertib Diberi Hadiah

Polres Tulungagung Akan Gelar Razia Masker, Tertib Diberi Hadiah

BERBAGI
Jajaran Polres Tulungagung akan mengintensifkan razia penggunaan masker bagi masyarakat. Petugasmenyiapkan hadiah bagi yang sudah tertib. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Polres Tulungagung bakal mengintensifkan razia penggunaan masker bagi pengguna jalan. Razia digelar selama 2 pekan kedepan mulai Senin (10/8/2020).

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia menyatakan, razia massive penggunaan masker akan melibatkan semua unsur di jajarannya. Razia tersebut merupakan perintah langsung Kapolda Jawa Timur yang melaunching gerakan Jatim Bermasker.

“Akan kita massive kan 2 minggu kedepan ini penggunaan masker di masyarakat. Sesuai perintah pimpinan,” kata Kapolres, Minggu (9/8/2020).

Pandia menyebut, razia yang dilakukan oleh pihaknya merupakan upaya penegakan kedisiplinan penggunaan masker di masyarakat umum.

| Baca Juga:  Dermaga Pema Kembali Beroperasi, Polisi Masih Terus Lakukan Pendalaman Kasus

Bagi masyarakat yang belum menggunakan masker, pihaknya akan memberikan peringatan dan teguran serta memberi masker gratis. Namun untuk masyarakat yang sudah disiplin menggunakan masker akan mendapatkan hadiah coklat.

“Untuk yang belum menggunakan masker akan kita beri peringatan dan kita berikan masker Cuma-Cuma. Yang sudah disiplin akan kita berikan bingkisan coklat,” terangnya.

Perintah menggelar razia penggunaan masker di tempat umum, juga disampaikan ke jajaran Polsek di wilayah Tulungagung. “Jadi kita gelar razia ini secara massive dengan melibatkan seluruh jajaran,” bebernya.

| Baca Juga:  Beli Rokok Dengan Uang Palsu, Laki-Laki Ini Dicokok Polisi

Di tempat terpisah, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyatakan dukungan penuh razia masker yang digelar jajaran Polres Tulungagung. {engetatan penggunaan masker ini untuk tetap menekan angka pertumbuhan wabah covid-19.

“Jangan sampai banyak yang tidak menggunakan masker. Itu bisa berakibat angka pertumbuhan wabah kita naik dan terjadi gelombang kedua penularan, ini yang kita hindari,” ujar Bupati.(*)

Reporter: Maman Firmansyah
Editor : Yusuf Saputro