Beranda Hukum Kriminal Tak Berhasil Memperkosa, Napi Asimilasi di Blitar Rampas HP Gebetan

Tak Berhasil Memperkosa, Napi Asimilasi di Blitar Rampas HP Gebetan

BERBAGI
Tak Berhasil Memperkosa, Napi Asimilasi Rampas HP Gebetan
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Seorang napi asimilasi yang baru saja bebas, TA (22 tahun) kembali diringkus kepolisian Resort Blitar. Laki-laki warga Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ini telah melakukan percobaan perkosaan dan perampasan handphone milik gebetannya, TWR (20 tahun) warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, keduanya berkenalan lewat media sosial Facebook. Korban terperdaya foto palsu yang dipakai tersangka di akun facebooknya. Akhirnya korban mau diajak ketemuan di persawahan di wilayah Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun.

| Baca Juga:  Lagi! Siswi SMP di Blitar Tewas Gantung Diri

“TA mengajak TWR ke tengah sawah dan berusaha untuk memperkosa korban. Korban yang ketakutan akhirnya berteriak minta tolong. Mengetahui korban berteriak, TA kabur dengan membawa handphone milik korban. TA juga sempat menganiaya korban,” ujar Fanani, R (19/8/2020).

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Satreskrim Polres Blitar. Akhirnya TA diamankan dengan barang bukti handphone milik korban yang masih disimpannya.

Dihadapan petugas TA mengaku melakukan perbuatannya karena sedang terpengaruh minuman keras. “Waktu itu saya mabok. Waktu mau memperkosa saya ingat hukumannya berat. Pas korban teriak lalu saya rampas HPnya dan kabur,” kata TA sambil tertunduk.

| Baca Juga:  Sebelum Tewas Dibacok Temannya, Sugeng Pesta Miras Ditemani Istri

Pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang perampasan. Dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma