Beranda Hukum Kriminal Cemburu, Mantan Pacar Cekik Leher dan Aniaya Gadis Belasan Tahun

Cemburu, Mantan Pacar Cekik Leher dan Aniaya Gadis Belasan Tahun

BERBAGI
Cemburu, Mantan Pacar Cekik Leher dan Aniaya Gadis Belasan Tahun
Mata kanan AS mengalami luka lebam akibat dianiaya mantan pacarnya. (foto: aan hidayat)

AGTVnews.com – Seorang gadis di bawah umur di Kabupaten Jombang menjadi korban penganiayaan mantan pacarnya. AS (16 tahun) warga Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang dianiaya, Dea Arbi Firmansyah (21 tahun) warga Desa Kedungmlati Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Peristiwa menyedihkan ini terjadi karena Arbi, mantan kekasih AS cemburu buta.

Orang tua korban, SM ( 45 tahun) mengatakan, akibat penganiayaan yang dilakukan, anaknya trauma berat dan harus menjalani perawatan intensif.  Bahkan AS mengalami luka lebam pada mata dan bagian lehernya.

SM membeberkan, kejadian bermula ketika anaknya bermain di rumah nenek mantan kekasihnya, sekitar pukul 20:00 WIB Rabu lalu. Tiba – tiba pelaku yang berada di luar rumah neneknya marah-marah kepada anaknya.

| Baca Juga:  Sadis, Emak-emak di Tulungagung Ini Babak Belur Dihajar Mantan Suami

“Disitu anak saya dicaci maki oleh pelaku dengan alasan cemburu. Anak saya dituduh chating dengan laki-laki lain,” terang SM, Selasa (01/09/2020).

Ditambahkan SM, pelaku tidak hanya mencaci anaknya,namun juga mencekik leher dan memukul mata kanan korban hingga lebam. Penganiayaan ini mereda setelah dilerai oleh nenek pelaku. Namun ternyata pelaku semakin emosi dan mengancam akan membunuh AS.

Karena ketakutan, AS melapor ke keluarganya. Diantar oleh orangtuanya, kejadian ini kemudian dilaporkan ke mapolsek Kesamben Resort Jombang. ” Sudah saya laporkan ke Polsek Kesamben. Saat ini masih proses penyidikan,” jelas SM.

| Baca Juga:  Minta Patungan Listrik, Pemilik Kontrakan di Blitar Justru Tewas Ditusuk

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolsek Kesamben Iptu Slamet hariyan mengaku tidak menahan pelaku dan hanya diberikan wajib lapor.

“Pelaku tidak kami tahan karena kooperatif. Kita tunggu hingga nanti dipersidangan. Hal ini sesuai dengan hasil koordinasi dengan Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jombang, ” kata Iptu Slamet. (*)

Reporter : Aan Hidayat
Editor : Linda Kusuma