Beranda Hukum Kriminal Empat Kali Keluar Masuk Penjara, Maling Motor di Blitar Mengaku Tak Kapok

Empat Kali Keluar Masuk Penjara, Maling Motor di Blitar Mengaku Tak Kapok

BERBAGI
Empat Kali Keluar Masuk Penjara, Maling Motor di Blitar Mengaku Tak Kapok
komplotan pencuri sepeda motor di Blitar adalah residivis bolak -balik keluar masuk penjara. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Komplotan pencuri spesialis kendaraan roda dua diamankan kepolisian Resort Blitar. Keduanya adalah Supriyanto alias Pekok (41 tahun), warga Kecamatan Doko dan Nanang Dwi (36 tahun) warga Kecamatan Garum.

Aksi keduanya terungkap usai mencuri motor di persawahan Desa Suru Kecamatan Doko, 25 Agustus 2020 lalu.

Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani mengatakan, dari kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 5 unit motor, 2 unit handphone, kunci T dan sebuah tang.

“Pelaku bernama Pekok diamankan terlebih dahulu. Kemudian dari keterangannya kami berhasil mengamankan satu pelaku lain, yaitu tersangka ND,” ujar Fanani, Rabu (2/9/2020).

| Baca Juga:  Polisi Gadungan Cabuli ABG Kelayapan Malam

Dikatakan Fanani, kedua pelaku ini mencari motor yang terparkir di tempat-tempat sepi. Satu pelaku bertugas mengawasi kondisi sekitar, satu lagi sebagai eksekutor.

“Modus keduanya adalah dengan mencari sasaran ke tempat-tempat sepi. Seperti di persawahan atau motor yang ditinggalkan pemiliknya di pinggir jalan. Satu pelaku bertugas mengawasi kondisi sekitar kemudian satu lagi bertugas mengeksekusi,” paparnya.

Keduanya merupakan residivis, bahkan tersangka atas nama Nanang Dwi sudah 4 kali keluar masuk penjara atas kasus perampokan.

Nanang mengaku dia bekerja sebagai sopir angkutan umum. Namun masa pandemi Covid-19 membuat sepi penumpang, sehingga dia kembali kumat melancarkan aksi kejahatan.

| Baca Juga:  Maling Sepeda Spesialis Jumatan Diamankan

“Gara-gara Corona penumpang sepi lalu saya nyuri lagi,” ujar Nanang saat pres rilis di Mapolres Blitar.

Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma