Beranda Pemerintahan Gelar Tradisi Suroan, Pemkab Kediri Siapkan SOP

Gelar Tradisi Suroan, Pemkab Kediri Siapkan SOP

BERBAGI
Gelar Tradisi Suroan, Pemkab Kediri Siapkan SOP
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri telah menyiapkan Standart Operasional Prosedur (SOP) bagi warga yang akan menggelar tradisi peringatan bulan Suro. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi pemerintah, agar tidak muncul adanya klaster baru.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi mengatakan, pemerintah tidak melarang agenda Bulan Suro. Tetapi karena Kabupaten Kediri masih berada di zona orange penyebaran Covid-19, maka penyelenggara kegiatan wajib memperhatikan Protokol Kesehatan.

“Situasi pandemi Covid-19, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah desa yang melaksanakan tradisi Suroan. Pelaksanaan tradisi harus patuh protokol kesehatan. Untukkegiatan hiburan, jangan ada dulu. Kalaupun ada tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya, Senin (7/9/2020).

| Baca Juga:  Pembangunan Jembatan Brawijaya Rampung Tahun Ini

Turmudi menambahkan, untuk kegiatan penyelenggaraan acara bersih desa wajib dinyatakan sehat Covid-19. Mereka harus melakukan tes bebas Covid-19.

Masih katanya, hiburan yang tidak berkaitan dengan suroan tidak diizinkan. Sementara itu, penyelenggara acara bersih desa wajib dinyatakan sehat Covid-19 terlebih dahulu. Sehingga, mereka harus melakukan tes bebas Covid-19.

“Kalau misalnya ada pagelaran Wayang Kulit. Maka tidak ada hiburan lain yang menyertai, seperti misalnya campursari dan lawak. Selain itu, acara tersebut hanya diperuntukkan oleh warga setempat. Tidak boleh ada warga dari luar desa yang datang,” tegas Slamet.

Dikatakan Turmudi, sampai saat ini ada 1 permintaan izin dari warga untuk pelaksanaan pagelaran wayang kulit.

| Baca Juga:  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab Kediri Gelar Pameran Pendidikan

“Sampai hari ini baru ada satu permohonan izin dari Desa Kecamatan Kepung, akan menyelenggarakan wayangan. Kami sampaikan harus patuh protokol kesehatan. Waktu yang diiznkan maksimal 3 jam. Monggo dicari lakon yang pas. Tidak ada hiburan selain wayang,” tandasnya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Kediri, akan melakukan monitoring, setiap kegiatan keramaian yang digelar. Tim akan melibatkan petugas gabungan dari instansi samping, TNI, Polri dan Satpol PP.

“Petugas akan memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai dengan protokol keksehatan seperti, physical distancing, memakai masker, dan panitia menyediakan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer,”pungkasnya. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri