Beranda Hukum Kriminal Jambret Beraksi 3 Kali di Jombang, Pelaku Babak Belur

Jambret Beraksi 3 Kali di Jombang, Pelaku Babak Belur

BERBAGI
Salah satu tersangka penjambretan di wilayah Polres Jombang berhasil diamankan. Pelaku terlihat babak belur setelah sempat dihakimi warga. (foto: aan hidayat)

AGTVnews.com – Aksi pejambretan beruntun terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang Jawa Timur. Dalam dua hari ini, sedikitnya terjadi tiga kejahatan penjambretan di wilayah Kota Santri.

Lokasi penjambretan pertama terjadi di Desa Betek Kecamatan Mojoagung Jombang. Tepatnya Minggu (07/09/2020) kemarin. Korbanya, Rahmah Laila (15) seorang pelajar asal Desa Medanbakti Kecamatan Sumobito. Pelakunya, Isyanto warga Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.

“Pelaku sempat dihajar massa dan mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Bahkan motornya juga rusak akibat di rusak massa yang geram, “ terang Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi, Senin (07/09/2020).

Peristiwa penjambretan kedua terjadi di wilayah pusat perbelanjaan Bravo yang berada di Jalan Raya Nurkholis Majid Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kota. Di wilayah ini, polisi mengaku sudah mengamankan pelaku penjambretan.

| Baca Juga:  Pedagang Buah Alih Profesi Jadi Bandar Judi Online, Ditangkap Polisi

“Pelakunya sudah diamankan. Saat ini sudah kita proses hukum lebih lanjut,“ terang Kapolsek Jombang Kota, AKP Wilono.

Sementara peristiwa ketiga terjadi di wilayah Kecamatan Sumobito. Tepatnya di jalan raya Desa Nglele Sumobito. Di lokasi ini, korbanya yakni seorang ibu dan anak yang sedang mengendarai sepeda motor.

Korban bernama Asmaul Husna (35), mengaku dipepet pelaku dari belakang dan berhasil menjambret tas milik korban yang berisi ponsel, uang serta surat – surat penting lainnya.

“Kami tiba–tiba dipepet dari belakang dan langsung mengambil tas yang dibawa anak saya. Sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dan anak saya. Karena tenaga kalah kuat tas berhasil dibawa,“ katanya.

| Baca Juga:  Keren, 2 Siswi SMA di Tulungagung Kejar Jambret HP Sampai Keok

Meski kalah tenaga. Namun korban cukup punya nyali saat berusaha mengejar pelaku dan berteriak sehingga memancing warga lainnya untuk mengejar pelaku. Tak lama pelaku bernama Kamdani (40) warga Rejoagung Ngoro ini berhasil ditangkap warga dan dihakimi warga.

Kini ketiga pelaku sudah menjalani proses hukum lebih lanjut. Ketiganya di jerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(*)

Reporter: Aan Hidayat
Editor : Yusuf Saputro