Beranda Pemerintahan Ditengah Bencana Covid 19, Kelurahan Betet Kota Kediri Jadi Nominator 4 Besar...

Ditengah Bencana Covid 19, Kelurahan Betet Kota Kediri Jadi Nominator 4 Besar Destana Utama Tingkat Jawa Timur

BERBAGI
Kelurahan Betet Kota Kediri Jadi Nominator 4 Besar Destana Utama Tingkat Jawa Timur
Lurah Betet, saat memaparkan Destana di kelurahan Betet dihadapan tim penilai.(foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Kelurahan Betet Kota Kediri masuk sebagai salah satu nominator Desa Tangguh Bencana (Destana) tingkat Utama di Jawa Timur.

Kelurahan ini nantinya akan bersaing dengan 3 kota dan kabupaten lainnya di Jawa Timur. 3 kota dan kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Magetan.

Untuk melihat kesiapan Kelurahan Betet, tim penilai Destana Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan peninjauan ini diiikuti oleh sejumlah element masyarakat diantaranya, Karang taruna, PKK, WPA dan elemen lainnya.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri, Adi Sutrisno mengaku bangga dengan prestasi yang diraih Kelurahan Betet ini.

| Baca Juga:  Evaluasi Bansos, Walikota Kediri Pastikan Tidak Ada Warga Kelaparan

“Alhamdulillah Kota Kediri berhasil lolos 4 besar lomba DESTANA kategori utama, yang mana ini merupakan kategori tertinggi dibandingkan dua dibawah nya, yaitu pratama dan madya,” ungkapnya

Sementara itu, Lurah Betet, Surono mengatakan, prestasi yang diraih kelurahannya ini adalah merupakan kerja sama dari semua unsur lapisan. Warga dan pemerintah bahu-membahu mengatisipasi adanya bencana di wilayahnya.

“DESTANA di kelurahan ini dimulai dari tahun 2017, dengan tingkatan pratama. Kemudian di tahun 2018 tingkatnya menjadi madya, dan 2020 ini masuk sebagai utama. Semoga kita mendapatkan yang terbaik, menjadi desa yang benar-benar tangguh menghadapi bencana,” ucapnya.

| Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran Covid di Kota Kediri, Jangan Belanja di Pedagang Tak Bermasker

Ditambahkan Surono, saat pandemi Covid-19 ini, warga juga saling membantu dan tolong-menolong. “Kemarin ada 2 warga saya yang positif. Warga yang lain memasok bahan makanan dan terus mendukung untuk kesembuhan mereka,” imbuhnya.

Dalam kegiatan hari ini, juga dilakukan simulasi penanganan bencana kebakaran. Hal ini mengingat potensi bencana yang mungkin terjadi di Kota Kediri adalah bencana kebakaran dan angin puting beliung. (*)

Reporter : Linda Kusuma 
Editor : Yusuf Saputro