Beranda Pemerintahan Kembangkan Kreatifitas Anak di Masa Pandemi, Walikota Kediri Sumbang Buku Bacaan di...

Kembangkan Kreatifitas Anak di Masa Pandemi, Walikota Kediri Sumbang Buku Bacaan di Kampoeng Jadhoel Art

BERBAGI
Kembangkan Kreatifitas Anak di Masa Pandemi, Walikota Kediri Sumbang Buku Bacaan di Kampoeng Jadhoel Art
Walikota Abdullah Abu Bakar sumbang sejumlah buku untuk taman baca Kampoeng Jadoel Art. (foto ; istimewa)

AGTVnews.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau dan sekaligus memberikan bantuan 100 buku kepada Taman Baca Kampoeng Jadhoel Art Kelurahan Tinalan Kota Kediri, Kamis (24/9/2020).

Walikota mengapresiasi taman baca yang didirikan Budi Santoso ini. Diharapkan dengan taman baca ini, anak-anak bisa bermain dengan bebas dan mengembangkan kreativitas mereka.

“Saya harap ini dapat memicu tumbuhnya taman baca yang lain di Kota Kediri,” ujarnya.

Pemilik taman baca Kampoeng Jadhoel Art, Budi Santoso mengaku sejak kecil memang ingin memiliki taman baca sendiri.

“Dulu saya setiap hari lari ke perpustakaan waktu istirahat sekolah untuk baca. Pulang sekolah juga gitu, makan terus ke taman baca. Tapi untuk menyewa buku, saya tidak bisa karena tidak punya uang,” jelas Budi.

Karena seringnya ke taman baca, akhirnya Budi diminta untuk membantu menata buku di tempat tersebut.

| Baca Juga:  Ajak Difabel Berkebun Hidroponik, Upaya Pemkot Kediri Bangkitkan Ekonomi Dalam Masa Pandemi

“Dari dulu memang hobi baca, jadi kalau punya gubuk, pengennya ada taman baca. Akhirnya kesampaian di tahun 2013 saya punya taman baca sendiri,” ujarnya.

Awal di tahun 2013 Taman Baca Kampoeng Jadhoel Art hanya memiliki 30 hingga 40 macam buku. Namun saat ini koleksi buku yang ada semakin banyak, kurang lebih 400 macam buku terdiri dari buku anak-anak hingga buku politik.

Tidak hanya anak-anak dari lingkungan Dadapan yang datang ke taman baca ini, namun juga dari luar wilayah Dadapan.

Masa Pandemi, Taman Baca Sediakan Wifi Gratis Untuk Sekolah Daring

Pada masa pandemi ini taman baca juga menyediakan wifi gratis sehingga anak-anak bisa bersekolah daring. Tidak hanya itu mereka juga diajarkan bercocok tanam, membatik, membuat kompos serta memainkan permainan tradisional.

“Anak-anak saya ajari permainan tradisional, biar tidak tergantung dengan gawai,” ucapnya. Di tengah pandemi ini, taman baca tetap buka namun dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Sematkan 55 Lencana Pancawarsa Pada Peringatan Hari Pramuka

Pada kesempatan itu, Budi Santoso memberikan buku jadul sejak tahun 1926 tentang hukum dan ekonomi kepada Walikota Kediri.

Saat mengunjungi taman baca ini, Walikota Kediri berkeliling untuk melihat beberapa spot yang ada, diantaranya, tempat membaca buku dan sekolah daring, gubuk yang berisi barang-barang tempo dulu seperti radio, kaset dan jam beker.

Lalu mengunjungi tanaman-tanaman yang biasa untuk anak-anak belajar menanam, serta ikut melihat anak-anak yang sedang bermain permainan tradisional di halaman luar taman baca.

Turut serta dalam kegiatan ini Plt Asisten Administrasi Umum Chevy Ning Suyudi, Plt Dinas Arsip dan Perpustakaan Enny Endarjati, dan Kepala Dinas Pendidikan Siswanto. (*)

Editor : Linda Kusuma