Beranda Peristiwa Kepepet, Laki-laki di Blitar Bayar Denda Tak Bermasker 2 Ribu Rupiah

Kepepet, Laki-laki di Blitar Bayar Denda Tak Bermasker 2 Ribu Rupiah

BERBAGI
Kepepet, Laki-laki di Blitar Bayar Denda Tak Bermasker 2 Ribu Rupiah
warga jalani sidang ditempat karena tidak memakai masker. (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Kepepet tak bawa uang, seorang laki-laki di Blitar membayar denda tidak memakai masker dengan uang seadanya.

Laki-laki yang tidak diketahui namanya itu, tidak membawa uang saat terjaring operasi yustisi yang dilakukan petugas gabungan di Jalan Raya Garum, Kabupaten Blitar, Selasa (15/9/2020).

Laki-laki tersebut dikenai denda sebesar Rp 20 ribu, karena tidak membawa dan tidak memakai masker. Operasi Yustisi yang digelar oleh, Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Blitar ini menerapkan sidang di tempat.

“Ini saya hanya bawa dua ribu pak, gimana ini?,” Ujar pria tersebut kepada hakim pengadilan negeri Blitar yang melakukan sidang di tempat.

| Baca Juga:  Satpol PP Tidak Berani Tertibkan Penambang Pasir di Gunung Kelud

Besar Denda Tak Bermasker Bervariasi

Humas Pengadilan Negeri Blitar, Perintis Candra mengatakan
denda bagi pelanggar protokol kesehatan ini bervariasi. Bagi mereka yang tidak membawa dan tidak memakai masker dikenakan denda Rp 20 ribu. Sedangkan mereka yang membawa masker namun tidak dipakai dikenai denda Rp 10 ribu.

Hal ini sesuai dengan Perda Pemerintah Provinsi Jatim yang tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2020 yang kemudian diterapkan menjadi aturan dengan dibuat dibuat Pergub No 53 tahun 2020. Pergub ini memiliki payung hukum yakni Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020.

| Baca Juga:  Tiba di Blitar Jokowi Langsung Tinjau Proyek Irigasi Lodoyo dan Pengendali Banjir Kali Bogel

“Untuk yang tidak mematuhi protokol kesehatan tidak menggunakan masker diberi sanksi berupa denda maksimal Rp 20 ribu atau kurungan satu hari bagi yang tidak membayar denda,” ujar Rintis.

Sementara Wakapolres Blitar, Kompol Himawan Setyawan mengatakan pihaknya membantu pelaksanaan Operasi Yustisi, sesuai Inpres No 6 Tahun 2020 bahwa TNI – Polri bersama pemkab dan pihak terkait wajib bekerja sama dalam penegakkan Prokes pencegahan Covid-19.

“Kemarin kami awali dengan sosialisasi operasi Yustisi Prokes, mulai hari ini dilakukan penindakkan dengan memberikan sanksi sesuai aturan yang ada,” terang Kompol Himawan. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma