Beranda Olahraga Liga 1 Ditunda, Persik Kediri : Semua Klub Bisa Merugi

Liga 1 Ditunda, Persik Kediri : Semua Klub Bisa Merugi

BERBAGI
Liga 1 Ditunda, Persik Kediri Semua Klub Bisa Merugi
Jika sesuai jadwal, laga lanjutan Liga 1, Persik Kediri akan melawan PS Sleman. (sumber : @persikofficial)

KEDIRI – Persik Kediri sikapi serius penundaan kompetisi lanjutan Liga 1. Penundaan tersebut diumumkan ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Senin (28/9/2020).

Manajemen Persik mengaku kecewa dengan adanya penundaan selama satu bulan tersebut. Dengan penundaan yang terjadi status Liga 1 menjadi tidak jelas.

Dalam pers rilisnya, Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih mengungkapkan, klub sangat dirugikan dengan penundaan kompetisi. Kerugian tersebut karena harus ada penataan ulang untuk keuangan.

“Sekarang harus ditata ulang lagi setelah ada penundaan. Tentunya dalam hal ini PSSI dan PT LIB ikut bertanggungjawab. Kalau ke depan seperti ini terus, semua klub bisa bangkrut,” tandas Hakim, Selasa (29/9/2020).

| Baca Juga:  53 Suporter PSIM Jogjakarta Diamankan Polisi

Hakim menambahkan, kerugian lain yang dialami klub berkaitan dengan sponsorship. “Dengan adanya penundaan ini, 2 sponsor besar batal merapat. Ini jelas merugikan kami di klub,” katanya.

Ditegaskan Hakim, penundaan tersebut nantinya akan mengganggu mental pemain. Untuk mengantisipasi hal itu, manajemen akan berkoordinasi dengan tim pelatih soal program latihan yang diberikan kepada pemain dalam waktu dekat.

Dikatakan Hakim, hingga saat ini klub masih menunggu keputusan PSSI melalui surat resmi. Apakah menunda liga atau membatalkan kompetisi musim ini. “Kami akan bersikap setelah ada keputusan resmi dari PSSI,” tegasnya.

| Baca Juga:  ‎Sosok Budiarjo Thalib Dibalik Moncer Persik Kediri

Bila sesuai jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB), skuad Macan Putih akan menghadapi tuan rumah PS Sleman, Kamis (1/10/2020) lusa. Dengan adanya penundaan tersebut, keberangkatan tim ke Jogjakarta yang diagendakan hari ini harus dibatalkan. (*)

Editor : Linda Kusuma