Beranda Politik Siap Head to Head dalam Pilbup Blitar, Bapaslon Sempat Terganjal Nama

Siap Head to Head dalam Pilbup Blitar, Bapaslon Sempat Terganjal Nama

BERBAGI
Siap Head to Head dalam Pilbup Blitar, Baspalon Sempat Terganjal Nama
Komisioner KPU Kabupaten Blitar Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Nikmatus Sholihah . (foto : ana alana)

AGTVnews.com – Dua bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Blitar, siap bertarung secara head to head dalam Pemilihan Bupati Blitar 2020 pada 9 Desember mendatang.

Kedua Bapaslon dinyatakan telah memenuhi syarat pencalonan dan syarat calon.

Komisioner KPU Kabupaten Blitar Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Nikmatus Sholihah mengatakan, persyaratan pendaftaran Bapaslon ada 2, yakni  persyaratan calon dan persyaratan pencalonan.

Persyaratan pencalonan dilengkapi saat pendaftaran ke KPU sementara syarat calon bisa dilengkapi atau diperbaiki jika ada kekurangan sesuai batas waktu yang ditentukan KPU 14-16 September 2020.

“Masa perbaikan 14 – 16 September. Alhamdulillah semua sudah dipenuhi, semua memenuhi syarat per tanggal 15 September lalu. Hasil perbaikan ini, juga telah diplenokan pada 16 September 2020,” ujar Nikmatus saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

| Baca Juga:  Calon PPS Blitar Terindikasi Sebagai Anggota dan Pengurus Parpol

Sebelumnya ada berkas calon yang membutuhkan perbaikan dari kedua Bapaslon.

Di kubu petahana, bapaslon Rijanto-Marhaenis syarat calon wakil bupati Marhaenis Urip Widodo bermaslah pada perbedaan nama lengkap di ijazahnya.

Di ijazah tertulis nama lengkap politisi PDIP itu Henis Urip Widodo. Sedangkan pada saat mendaftar tertulis Marhaenis Urip Widodo. Setelah diklarifikasi, nama Marhaenis Urip Widodo ternyata sudah sah dan ada keputusan pengadilan.

Sedangkan di kubu pasangan Mak Rini- Makdhe Santoso, juga ada perbedaan nama di ijazah untuk nama bakal calon wakil bupati Rahmat Santoso.

| Baca Juga:  Gelar Bimtek Pemeriksaan Kesehatan, KPU Harapkan Bapaslon Pilkada Kediri Tidak Begadang

Ketika mendaftar ke KPU nama yang didaftarkan adalah H Rahmat Santoso, padahal di ijazah hanya Rahmat Santoso. Setelah diklarifikasi H itu adalah ternyata gelar Haji bukan singkatan nama.

“Untuk tahapan selanjutnya, pada 23 September 2020 akan dilakukan penetapan pasangan calon. Keesokan harinya langsung dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon,” pungkasnya

Untuk diketahui, Bapaslon petahana Rijanto-Marhaenis diusung PDIP, Demokrat, Nasdem, Golkar, Gerindra dan PPP. Sedangkan Mak Rini-Makdhe Rahmat diusung PKB, PAN dan PKS. (*)

Reporter :Ana Alana
Editor : Linda Kusuma