Beranda Hukum Kriminal Simpan 26.000 pil Hexymer, IRT Ini Dijebloskan Penjara

Simpan 26.000 pil Hexymer, IRT Ini Dijebloskan Penjara

BERBAGI
Tersangka Arom Cirita bersama 11 tersangka lain dalam kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Blitar Kota. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Ibu rumah tangga (IRT) bernama Arom Cirita (26) harus berurusan kedua kali dengan aparat penegak hukum. Mama muda beralamat di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar ini terjerat kepemilikan narkoba.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard Sinambela mengatakan, pelaku diamankan atas kemepemilikan pil Hexymer. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, yakni 26 ribu butir. Selain itu juga ditemukan 10.800 pil double L.

Dijelaskan Kapolres, tersangka Arom Cirita ini sebelumnya pernah terjerat kasus pengeroyokan sesama wanita. Bebas menjalani hukuman, ternyata malah jualan narkoba.

| Baca Juga:  Polda Gelar Tes Psikologi Bagi Anggota Pemegang Senpi

“Untuk tersangka wanita atas nama Arom Cirita, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 26 ribu butir pil Hexymer dan 10.800 butir pil dobel L,” ungkap Kapolres, Senin (7/9/2020).

Penangkapan Arom Cirita merupakan bagian dari penangkapan 12 tersangka selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020. Dari 12 tersangka ini, Polisi mengamankan beragam barang bukti.

Diantaranya 27 paket sabu seberat 42,63 gram senilai lebih dari Rp 80 juta, 87.800 butir pil dobel L, 26.000 butir pil Hexymer, 2 buah timbangan digital, 10 buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 4,1 juta.

| Baca Juga:  Berkomplot, Penyiar Radio Asal Pare-pare Sulsel Tipu Warga Blitar

Selain narkotika, Operasi Tumpas Narkoba 2020 ini juga menyasar minuman keras (Miras) yang terbukti menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1.074 arak jowo. Terdiri dari 9 jerigen dan 536 botol dan 330 miras berbagai jenis dan merk.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro