Beranda Pemerintahan Walikota Kediri Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi Atas Perubahan Anggaran 2020 Terkait...

Walikota Kediri Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi Atas Perubahan Anggaran 2020 Terkait Pandemi Covid-19

BERBAGI
Walikota Kediri Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi Atas Perubahan Anggaran 2020 Terkait Pandemi Covid-19
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar hadir dalam rapat paripurna jawaban perubahan anggaran 2020. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar sampaikan jawaban atas Perubahan Rancangan Anggara Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kediri tahun anggaran 2020. Jawaban tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Kediri, Rabu (23/9/2020).

Ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya terkait instegrasi sistem informasi Pemerintah Kota Kediri, langkah untuk mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia saat kondisi pandemi Covid-19, dan pemanfaatan RSUD Gambiran Lama atau Rumah Sakit Kilisuci.

Setelah pandangan umum disampaikan oleh para anggota fraksi, Walikota Kediri menyampaikan jawabannya dalam rangka perubahan rancangan APBD Kota Kediri tahun anggaran 2020.

Pemkot Integrasikan Sistem Informasi Pemerintahan melalui Aplikasi

Terkait dengan integrasi sistem informasi Pemerintah Kota Kediri dalam rangka peningkatan kesehatan, Walikota Kediri mengungkapkan Pemkot Kediri telah berupaya mengintegrasikan sistem informasi yang terbaik, misalnya pemberian bantuan serta beberapa layanan publik, diantara aplikasi “cek bansos”, data kependudukan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

| Baca Juga:  Sekda Kota Kediri Serahkan Penghargaan WPA Award 2018

Aplikasi e-suket yaitu surat keterangan yang terintegrasi atas sistem pelayanan di kelurahan dan data kependudukan. Pemerintah Kota Kediri terus berupaya mengintegrasikan aplikasi layanan publik sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemkot gandeng Pemkab Kediri Bangun TPA Regional

Walikota Kediri juga menuturkan langkah-langkah pencegahan TPA yang meluber. Pemerintah Kota Kediri telah membangun TPA 3 dan revitalisasi TPA 1. Sehingga sampai tahun 2022 TPA masih cukup.

Selain itu Pemerintah Kota Kediri bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri mendorong pembangunan TPA regional yang diinisiasi oleh Pemprov Jawa Timur. Hingga saat ini sudah sampai pada tahapan feasibility study. Pengerjaannya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Citra Karya Provinsi Jawa Timur.

Jaga Indeks Manusia Melalui Pendidikan Dasar Gratis

Kemudian dalam mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia saat kondisi Covid-19 ini, Abdullah Abu Bakar Walikota Kediri menuturkan komponen pembangunan indeks manusia adalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

| Baca Juga:  Prodamas Efektif Kurangi Kawasan Kumuh

Untuk menjaga indeks tersebut tidak turun, Pemerintah Kota Kediri tetap melaksanakan pendidikan dengan metode daring, serta memberikan pendidikan dasar secara gratis, memberikan beasiswa pendidikan tinggi, hingga dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

“Selain itu, Pemerintah Kota Kediri melakukan penanggulangan Covid-19 dengan berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, pemulihan ekonomi, dan penyediaan jaring komunikasi sosial. Disesuaikan penggunaan dana tak terduga dalam upaya penanganan covid 19 dan upaya pemulihan ekonomi lokal,” ujar Walikota Kediri.

Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kota Kediri Firdaus, Wakil Ketua 2 DPRD Kota Kediri Katino, Dandim 0809 Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.(*)

Editor : Linda Kusuma