Beranda Advetorial Air Terjun Ngleyangan, Surga Alam Tersembunyi Lereng Wilis

Air Terjun Ngleyangan, Surga Alam Tersembunyi Lereng Wilis

BERBAGI
Air Terjun Ngleyangan, Surga Alam Tersembunyi Lereng Wilis
Air terjun Ngleyangan ini berada di tengah hutan lindung yang adem. (foto : linda kusuma )

AGTVnews.com – Lereng Wilis di Kabupaten Kediri ternyata menyimpan pesona wisata alam yang sangat indah berupa air terjun. Satu diantaranya adalah air terjun Ngleyangan.

Air terjun Ngleyangan terletak di Dusun Goliman Desa Parang Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Bagi anda yang suka dengan petualangan alam, sangat pas jika anda berkunjung kesini. Akses jalan yang masih berupa jalan setapak, cukup membuat peluh mengalir deras.

Tidak ada angkutan yang bisa masuk ke tempat ini. Anda bisa menggunakan kendaraan roda empat, namun hanya bisa sampai di tempat parkir yang berjarak 3 km. Sisanya harus ditempuh dengan jalan kaki.

Sementara bagi anda yang memilih naik kendaraan roda 2, bisa berkendara sedikit lebih jauh. Namun yang harus diperhatikan adalah jalan setapak yang dilalui.

Jalan ini hanya cukup untuk satu kendaraan saja. Selain itu perlu ketrampilan khusus, karena ditepi jalan setapak ini sudah merupakan jurang.

Air Terjun Ngleyangan, Surga Alam Tersembunyi Lereng Wilis
jalan setapak air terjun Ngleyangan . (foto: linda kusuma )

Berada di Tengah Hutan Lindung Yang Adem

Air terjung Ngleyangan ini, berada tepat di tengah hutan lindung. Berada di ketinggian 800 mdpl, menjadikan suasana sejuk khas pegunungan sangat terasa. Lelahnya kaki yang menapak, terhapuskan dengan keindahan alam yang tersaji.

| Baca Juga:  Desa Gempolan Ikuti Verifikasi LBS Tingkat Jawa Timur

Desau angin yang menyapu wajah, menghilangkan rasa penat tubuh. Terlebih percikan air dingin dari tirai air yang jatuh, membuat hati menjadi lebih adem dan tenang. Rasa-rasanya kaki enggan melangkah pulang.

Keindahan air terjun ini tidak hanya menarik minat wisatawan dari sekitar Kediri, namun juga wisatawan dari luar daerah seperti Jogja.

Salah satu wisatawan, Vita asal Jogja mengaku penasaran dengan air terjun Ngleyangan ini. Meski di masa pandemi namun dirinya tidak takut, karena berangkat dalam kondisi sehat. Sementara wisata air terjun ini berada di alam bebas.

“Karena ini di alam terbuka, jadi pasti aman, khan tidak berdesakan. Apalagi ini masih perawan, jadi benar-benar aman,” ucapnya.

Vita berharap akses jalan ke tempat wisata ini lebih ditingkatkan. “Jalannya cukup bikin deg-degan ya. Jalan setapak, terus tidak ada pengamannya. Padahal udah jurang itu sebelahnya. Semoga segera ada perhatian dari pemerintah daerah ya,” harapnya.

Layaknya tempat wisata alam lainnya, ada beberapa kisah legenda yang muncul di tempat wisata ini.

| Baca Juga:  Ratusan Ikan Cupang Dibagikan Gratis

Dandang Gendis Mengejar Cinta di Ngleyangan

Dari penuturan warga sekitar, diatas puncak air terjun terdapat beberapa patung pada jaman kerajaan. Dipercaya warga, ini merupakan peninggalan kerajaan Kediri. Oleh Karenanya, air terjun ini juga disebut sebagai air terjun Sekartaji.

Air terjun Sekartaji ini konon katanya juga menyimpan kisah cinta Dandang Gendis. Dalam catatan sejarah, Dandang Gendis merupakan raja terakhir di Kerajaan Kediri, sebelum kerajaan ini direbut oleh Tumapel.

Dandang Gendis atau Raja Kertajaya, jaun-jauh datang ke hutan untuk menjemput gadis impiannya, Dewi Amisani. Dewi Amisani ini merupakan putri seorang resi sakti, yakni resi Brahmaraja.

Demi mengejar cintanya ini, Dandang Gendis rela pergi seorang diri ke tengah hutan belantara.

Keindahan air terjun Ngleyangan ini memang luar biasa. Kontur tebing yang berbatu dan curam, membuat timpahan air seolah bertirai dan bertumpuk. Sementara kesegaran airnya menghapus lelah perjalanan.

Semoga saja. surga alam ini semakin indah dan mendapat perhatian dari pemerintah untuk menarik lebih banyak wisatawan. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri