Beranda Peristiwa Berpotensi Tsunami, Warga Pesisir Blitar Selatan Tak Resah

Berpotensi Tsunami, Warga Pesisir Blitar Selatan Tak Resah

BERBAGI
Berpotensi Tsunami, Warga Pesisir Blitar Selatan Tak Resah
petugas BPBD kabupaten Blitar melakukan pengecekan alat early warning system (EWS). (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Warga di pesisir selatan Kabupaten Blitar ternyata tidak resah dengan adanya potensi tsunami setinggi 20 meter di wilayah tempat tinggalnya. Sejumlah warga masih aktif melaut dan melakukan aktifitas mereka sehari-hari.

Satu diantara warga Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Untung mengaku siap, jika sewaktu-waktu ada bencana.

“Kalau ada bencana apapun itu, kami sudah siap. Karena itu memang resiko tinggal di pesisir,” ujar Untung sambil menjahit jala ikan di pinggir Pantai Tambakrejo, Rabu (7/10/2020).

Selain itu, lanjut Untung warga di pesisir selatan juga telah menerima sosialisasi dari pemerintah Kabupaten Blitar melalui BPBD terkait mitigasi bencana.

“Kami sering dapat sosialisasi dari pemerintah nanti kalau ada bencana harus seperti apa. Selain itu kita juga sudah pernah mengalami Tsunami tahun 1994 jadi sudah ada pengalaman,” terangnya.

| Baca Juga:  Kades Pasirharjo Blitar Sudah Dua Kali Bantu Persalinan di Pinggir Jalan

Untung menambahkan, saat ini kegiatan melaut warga yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan tetap berjalan seperti biasa. Mereka bahkan melaut setiap hari karena hasil tangkapan sedang bagus.

Meski begitu, Untung berharap dengan adanya informasi potensi Tsunami ini pemerintah lebih tanggap dan cepat memberi informasi terkait kebencanaan kepada masyarakat. Utamanya yang tinggal di pesisir.

“Ya kami berharap, pemerintah lebih cepat lagi dalam menginformasikan segala sesuatu terkait potensi bencana. Agar kami yang tinggal di pesisir ini bisa mengurangi dampak dari bencana itu sendiri. Karena di tahun 1994 dulu saat ada Tsunami kami sama sekali tidak tahu kalau itu bencana. Banyak rumah rumah kapal nelayan hanyut dan ada satu orang korban jiwa,” terangnya.

14 Desa di Blitar Berpotensi Terdampak Tsunami

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik mengatakan, ada 14 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Blitar yang berpotensi terdampak bencana tsunami.

| Baca Juga:  Ditinggal Nonton Pawai Sound, Warung Sate di Blitar Terbakar

Empat kecamatan itu yakni Bakung, Panggungrejo, Wonotirto, dan Wates. Dari 14 desa yang terdampak, paling luas dan banyak penduduknya adalah Desa Tambakrejo di Wonotirto.

“Berdasarkan riset memang ada potensi tsunami. Mau tidak mau ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat pesisir selatan. Untuk itu kita menindaklanjuti dengan intens melakukan sosialisasi dan melakukan pengecekan alat early warning system (EWS). Alhamdulillah bisa berfungsi secara normal, sudah kita test dan Insyaallah akan berfungsi jika memang potensi itu terjadi,” terang Cholik.

Sebelumnya, ITB melakukan riset dan diketahui pesisir selatan kabupaten Blitar berpotensi mengalami tsunami setinggi 20 meter. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma