Beranda Hukum Kriminal Kepepet, Mantan Juara Olimpiade Matematika Tilep Uang Perusahaan Ratusan Juta

Kepepet, Mantan Juara Olimpiade Matematika Tilep Uang Perusahaan Ratusan Juta

BERBAGI
Kepepet, Mantan Juara Olimpiade Matematika Tilep Uang Perusahaan Ratusan Juta
seumlah barang bukti penggelapan yang diamankan petugas. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Seorang karyawan perusahaan di Tulungagung, Ryan Yoga (26 tahun) diamankan Satreskrim Polres Tulungagung. Warga desa Pelem kecamatan Pare Kediri tersebut diketahui telah menggunakan uang perusahaan hingga ratusan juta.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudho mengatakan, tersangka diamankan setelah pihaknya menemukan dua alat bukti yang cukup atas perbuatan tersangka merugikan perusahaannya.

“Jadi tersangka ini kerja di perusahaan yang bergerak di bidang makanan ringan sejak 5 tahun yang lalu. Tersangka ini juga pernah menjadi juara olimpiade matematika saat masih sekolah dulu,” ujarnya, Sabtu (10/10/2020).

| Baca Juga:  Pelaku Tabrak Lari di Tulungagung Terungkap Melalui CCTV

Yudho menjelaskan, modus yang digunakan tersangka adalah dengan melakukan order fiktif dan menggelapkan uang pembayaran dari toko-toko pelanggan.

“Tersangka ini merupakan sales di perusahaannya. Modusnya dia menggunakan order fiktif yang dijual kembali dengan harga yang lebih murah. Selain itu, uang pembayaran dari toko, tidak disetorkan ke perusahaan namun digunakan sendiri,” jelasnya.

Aksi tersebut, dilakukan tersangka selama 2 bulan yakni Januari dan Februari 2020. Nilai kerugian perusahaan mencapai Rp 700 juta.

Sebelumnya pihak perusahaan telah memberikan kesempatan kepada tersangka untuk mengembalikan uang yang digunbakannya. Namun tidak diindahkan oleh Ryan. bahkan Ryan berusaha kabur ke pulau Bali.

| Baca Juga:  Hilang Sejak Subuh, Ibu Dua Anak Ditemukan Tewas Di Rumah Kosong

“Begitu ketahuan sebenarnya sudah diminta mengembalikan, tapi malah kabur dan tidal bisa dihubungi,” lanjutnya.

Yudho menyebut, uang hasil kejahatannya tersebut digunakan oleh tersangka untuk membayar hutang-hutangnya selama ini. Bahkan kini tak ada yang tersisa sama sekali.

” Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan jabatannya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,”pungkas Yudho. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma