Beranda Peristiwa Kerangka Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Gunung Gedang Blitar

Kerangka Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Gunung Gedang Blitar

BERBAGI
Kerangka Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Gunung Gedang
kondisi mayat yang sudah menjadi kerangka, tergantung di pohon awar-awar. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di kawasan hutan petak 4 Gunung Gedang Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Saat ditemukan kondisi mayat sangat mengenaskan. Tubuhnya tinggal kerangka menggantung pada seutas tali berwarna biru. Tali ini terkait di pohon awar-awar.

Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi mengatakan, kerangka yang ditemukan ini tidak ada identitas sama sekali. Sebagian tulang mayat, sudah terlepas.

“Kondisi Mr. X sudah tinggal kerangka. Mayat posisi menggantung di sebuah pohon awar-awar. terdapat tali plastik warna biru yang melilit leher. Posisi tengkorak kepala masih menggantung sedangkan badannya sudah terlepas. Posisi kedua kaki menekuk,” ujar Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi, Jumat (30/10/2020).

| Baca Juga:  Kerabat Pejabat di Kota Blitar Ditemukan Tewas di Parit Perumahan

Imam menjelaskan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga pencari anggrek liar. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Gandusari.

Dari olah TKP yang dilakukan petugas, ditemukan sebuah tas ransel warna hitam. Tas tersebut berisi charger HP warna Putih, sarung motif kotak kotak warna coklat, minyak rambut, kemeja batik warna kuning kecoklatan,senter kepala warna hitam, sandal slop warna hitam, dan pencukur rambut.

“Dari hasil pemeriksaan petugas tidak ditemukan adanya identitas pada korban. Diperkirakan Mr.X ini meninggal lebih dari 10 hari. Diperkirakan korban berjenis kelamin laki laki, terlihat dari pakaian dan barang barang bawaan miliknya,” ucap Imam.

| Baca Juga:  Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan Bercadar Diwarnai Isak Tangis

“Diduga korban meninggal dunia karena gantung diri. Karena posisi Mr.X tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru pada bagian leher,” imbuhnya.

Evakuasi terhadap korban sedikit terkendala, karena sulitnya medan. Lokasi penemuan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

“Untuk saat ini, jasad kamu evakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri memakai baju lengan panjang warna biru dan celana panjang warna abu-abu, seperti yang dikenakan korban untuk segera melapor ke pihak kepolisian,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma