Beranda Hukum Kriminal Komplotan Pencuri Relief Bong China Antar Kota Diamankan Polisi Kediri

Komplotan Pencuri Relief Bong China Antar Kota Diamankan Polisi Kediri

BERBAGI
Komplotan Pencuri Relief Bong China Antar Kota Diamankan Polisi Kediri
komplotan pencuri relief bong China Kota Kediri diamankan petugas saat melakukan aksinya. (foto : linda kusuma )

AGTVnews.com – Komplotan pencuri relief makam china diamankan unit Satreskrim Polres Kediri Kota. Petugas mengamankan 4 pelaku yang memiliki tugas mereka masing-masing.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana mengatakan, dalam satu bulan terakhir komplotan tersebut telah beraksi 3 kali di tempat yang sama. Mereka berhasil mencuri puluhan relief makam.

“Dari pengakuan mereka, aksi ini sudah dilakukan sebanyak 3 kali. Mereka memang mendapatkan pesanan untuk dicarikan relief makam china tersebut,” jelas Kapolres dalam pers rilis, Selasa (27/10/2020).

Kapolres mengatakan, 4 pelaku yang berhasil diamankan yakni
Susanto (42 tahun) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Teguh (26 tahun) dan Abdul (31 tahun) keduanya warga Kabupaten Jombang serta Kasiman (51 tahun) warga Kabupaten Sidoarjo.

| Baca Juga:  Motor Tertinggal Akibat Sakau, Pengedar Narkoba Diringkus polisi

“Penangkapan ini berdasarkan laporan dari korban, yakni Thomas warga Kota Kediri. Korban mengetahui relief makam keluarganya di lokasi makam Gunung Klotok hilang,” ucapnya.

Dari laporan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan. “Hasilnya kita berhasil menangkap komplotan ini saat sedang beraksi,” imbuhnya.

Masing-masing tersangka memiliki peran masing-masing. Susanto berperan menggali mencongkel dan mengangkat batu relief. Sementara Abdul dan Kasiman bertugas mengangkat relief ke truk, sedangkan Teguh berperan untuk mencari pemesan relief.

“Dari pengakuan tersangka, untuk satu relief dijual dengan harga Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu rupiah,” ucap Kapolres.

| Baca Juga:  Suami Istri Ngutil Di Supermarket Terekam CCTV

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 15 relief makam china hasil curian, uang tunai sebesar Rp 7 juta dari hasil penjualan relief, handphone serta truk yang digunakan untuk mengangkut relief curian.

Petugas terus mengembangkan kasus ini. Diperkirakan komplotan ini juga melakukan aksinya di luar Kota Kediri. Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara. (*)

Reporter : Linda Kusuma 
Editor : Yusuf Saputro