Beranda Politik KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Nasional Pemungutan Suara di Masa Pandemi

KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Nasional Pemungutan Suara di Masa Pandemi

BERBAGI
KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Nasional Pemungutan Suara di Masa Pandemi
Ketua KPU RI Arief Budiman, dalam sosialisasi pemilihan kepala daerah di masa Pandemi. (foto: linda kusuma)

AGTVnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan simulasi pemilihan kepala daerah di masa pandemi, Sabtu (31/10/2020).

Simulasi ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pemberian suara saat adanya Covid-19. Diharapkan masyarakat tidak khawatir dan takut memberikan hak suaranya.

Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori mengatakan, simulasi yang dilakukan saat ini terkait dengan pemungutan suara dan rekapitulasi pemungutan.

“Simulasi ini berkaitan dengan pemungutan dan rekapitulasi suara dan penggunaan serekap. Pemungutan kali ini beda dari sebelumnya, karena saat ini dimasa pandemi. Kita perlu lakukan simulasi terkait protokol kesehatannya,” jelas Anwar.

Sistem e-Rekap perlu dilakukan simulasi karena ini adalah sistem baru yang digagas oleh KPU. Anwar menyebut, nantinya hasil bisa  langsung didapat dari TPS.

“Ini nanti ada perubahan form, dari C salinan berhologram dalam bentuk hard copy, nanti akan ada e-Rekap yang hanya ada satu berupa hasil C Plano. Ini untuk menghindari adanya salinan yang merubah hasilnya,” ucapnya.

| Baca Juga:  Merebak Covid-19, Sejumlah Tahapan Pilkada Kediri Dibatalkan

Dalam C Plano ini berisi, unsur data pemilih, hasil penghitungan dan salinan. Si Rekap ini nantinya akan menjadi tabulasi dari masing-masing TPS untuk menyampaikan hasil penghitungan.

“Nanti akan di scan, jadi meminimalisir adanya kecurangan data. Itu tujuannya. Oleh karena itu, kita perlu adanya KPPS yang paham IT. Hal ini terkait perubahan dari Situng ke dalam e-Rekap,” tegasnya.

Simulasi Dilakukan Secara Serentak di 3 Provinsi

Sementara itu, Ketua KPU RI Arief Budiman, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, simulasi yang diadakan ini serentak dilakukan nasional di sejumlah wilayah.

“Simulasi ini merupakan kegiatan nsional yang diadakan di 3 provinsi untuk 4 kabupaten-kota. Di Jawa Timur ada 2 kabupaten yaitu Kediri dan di Sumenep. Kemudian di Sulawesi Selatan itu ada di Gowa, kemudian satu lagi di Jambi,” jelas Arief.

| Baca Juga:  Peta Pilwali Blitar Mulai Tergambar : PKS, Golkar dan Hanura Sudah Pasti Gabung PKB, Demokrat dan PPP Masih Tarik Ulur

KPU Kediri dipilih berdasarkan masukan dari KPU Provinsi dan juga kesiapan dari masing-masing KPU. “Kabupaten Kediri dipilih dari masukan KPU Provinsi ke KPU RI. Nah kebetulan juga, disini ada calon tunggal. Jadi perlu disosialisasikan juga itu,” pungkasnya.

Dalam sosialisasi ini KPU menunjukkan tata cara dalam pemilihan di masa pandemi. Termasuk penyemprotan desinfektan di TPS secara berkala. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tempat cuci tangan.

Dalam masa pandemi ini, tinta tanda penyaluran hak suara bukan lagi tinta celup melainkan tinta tetes. (*)

Reporter : Linda Kusuma
Editor : Yusuf Saputro