Beranda Hukum Kriminal Minta Tambahan Uang, Bocah di Tulungagung Dicabuli Ayah Tiri Hingga Hamil 7...

Minta Tambahan Uang, Bocah di Tulungagung Dicabuli Ayah Tiri Hingga Hamil 7 Bulan

BERBAGI
Minta Tambahan Uang, Bocah di Tulungagung Dicabuli Ayah Tiri Hingga Hamil 7 Bulan
beberapa barang bukti , adanya aksi pencabulan yang dilakukan SJ kepada anak tirinya yang masih dibawah umur. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Seorang siswa SMP di Tulungagung diketahui tengah hamil 7 bulan. Kondisi tersebut terbongkar setelah siswi kelas IX itu mengeluhkan sakit pada bagian perutnya.

Pihak keluarga kemudian memeriksakan ke pihak medis. Dari medis didiagnosa jika bocah tersebut menderita asam lambung. Namun sakit perut bocah ini tidak kunjung reda. Akhirnya keluarga membawa ke pengobatan alternatif, dari sini terungkap jika bocah ini tengah hamil.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudho mengatakan, setelah diberi informasi terkait kehamilan korban. Kemudian pihak keluarga kembali memeriksakan ke rumah sakit. Diketahui kandungan korban sudah 7 bulan.

“Pihak keluarga kemudian melaporkan ke kepolisian. Kita lakukan sejumlah pemeriksaan dan pelaku pencabulan tersebut mengarah kepada ayah tiri korban, SJ (48 tahun),” jelas Ardyan, Sabtu (10/10/2020).

| Baca Juga:  Cabuli Santrinya, Guru Ngaji di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Saat ini tersangka sudah diamankan pihak kepolisian, untuk penyidikan lebih lanjut.

Ardyan menambahkan, dari pengakuan tersangka, aksi bejatnya ini dilakukan sejak September 2019 hingga Mei 2020 lalu.

“Awalnya korban meminta uang, untuk membeli barang online. Uang korban tidak cukup. Tersangka menyanggupi, asalkan korban mau melayani nafsunya. Tersangka juga mengancam korban, tidak akan memenuhi kebutuhannya jika melapor,” jelasnya.

Kemudian aksi tersebut rutin dilakukan oleh tersangka kepada korban, satu kali setiap bulannya.

“Berdasarkan pengakuannya, perbuatan tersebut rutin dilakukan saat rumahnya sepi, karena ibunya ini kan kerja dan pulangnya sore,” tegas Yudho.

| Baca Juga:  Tidak Sampai Satu Jam, Rumah Dokter dan Perawat di Perumahan Tulungagung Distaroni Pencuri

Kini atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal pasal 76D jo pasal 81 ayat (1) (2) dan (3) UURI No 23 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UURI No 35 tahun 2014 sebagaimana diubah dengan UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Untuk ancamannya 15 tahun penjara, ditambah sepertiga karen yang melakukan kan orang dekatnya sendiri,” pungkas Yudho. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma