Beranda Pemerintahan Pelaksanaan Proyek Padat Karya Kota Kediri di Tengah Pandemi Serap Tenaga Kerja...

Pelaksanaan Proyek Padat Karya Kota Kediri di Tengah Pandemi Serap Tenaga Kerja Usia Produktif

BERBAGI
Pelaksanaan Proyek Padat Karya di Tengah Pandemi Serap Tenaga Kerja Usia Produktif
proyek padat karya Kota Kediri serap banyak tenaga kerja produktif. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Program Padat Karya yang dicanangkan oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar  berjalan dengan baik. Program ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kota Kediri untuk menggerakkan kembali perekonomian warga akibat terdampak pandemi Covid-19.

Proyek ini direalisasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), dan Pertanian Kota Kediri.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kediri, Hadi Wahjono mengatakan, konsep proyek padat karya ini berupa sebuah pekerjaan yang bisa menyerap banyak tenaga kerja.

“Di Perkim, proyek padat karya ada 4 yaitu pengedukan walet, perumahan tidak layak huni, pavingisasi jalan yang masih tanah, dan renovasi pagar makam. Total dana 4,5 M,” kata Hadi Wahjono, Senin (26/10/2020).

Program yang dijalankan ini berasal dari usulan warga, melalui kelurahan di tiga kecamatan Kota Kediri dan juga saran dari Dinas.

| Baca Juga:  Usai Masa Cuti, Mas Abu Kembali Jabat Walikota Kediri

Data sementara yang masuk dari 3 kecamatan, untuk program pengedukan walet sejumlah 13.000 m2, pavingisasi sebanyak 61 titik. Terbagi untuk kecamatan Kota 17 titik, kecamatan Pesantren 21 titik, dan kecamatan Mojoroto sebanyak 23 titik.

Sementara untuk revonasi pagar makam sebanyak 17 titik yang terbagi untuk Kecamatan Kota 2 titik, kecamatan Pesantren 4 titik, dan kecamatan Mojoroto 11 titik.

Pengedukan walet akan dilakukan di lokasi yang rawan tergenang yaitu Perumahan Wilis Indah 2, Perumahan Permata Hijau, Puri Panjalu, normalisasi kelurahan Banaran berupa saluran lingkungan, normalisasi di Pesantren dan Betet.

Sedangkan untuk program rumah tidak layak huni, sejauh ini yang diajukan sebanyak 88 rumah dari 3 kecamatan di Kota Kediri. Menurut Hadi, masing-masing mendapatkan dana Rp 20 juta untuk renovasi.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Sumbangkan Gajinya Untuk APD Petugas Medis Rumah Sakit

“Pemberiannya dilakukan bertahap. Tahap pertama biasanya Rp 10 juta dulu. Dana ini sebagai pemancing saja. Biasanya akan ada kerjasama dan dukungan warga sekitar. Kerjasama inilah yang kita harapkan untuk meningkatkan solidaritas,” tambah Hadi.

Proyek Padat Karya Bangkitkan Rasa Gotong Royong Warga

Semangat gotong royong ini yang ingin dibangun dari program rumah layak huni selain memberikan rumah bagi warga Kota Kediri yang masuk dalam usulan.

Padat karya ini juga menyasar bagi para sarjana maupun mahasiswa yang sudah lulus dan belum mendapatkan pekerjaan akibat adanya pandemi. (*)

Reporter : Linda Kusuma 
Editor : Yusuf Saputro