Beranda Peristiwa Pikap Hancur Tertabrak Kereta Barang, Sopir dan Kernet Selamat

Pikap Hancur Tertabrak Kereta Barang, Sopir dan Kernet Selamat

BERBAGI
Pikap Tertabrak Kereta Barang, Sopir dan Kernet Selamat
kondisi pikap terlihat hancur tidak berbentuk setelah tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu. (foto: maman firmansyah)

AGTVnews.com – Sebuah pikap dengan nomor polisi AG 8590 RJ hancur setelah tertabrak kereta barang, Senin (12/10/2020) malam. Peristiwa nahas ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Karena kerasnya benturan, mobil pengangkut pot ini terpental hingga 50 meter dan jatuh di belakang rumah warga.

Menurut keterangan warga sekitar, Diyan, pikap tersebut sebelumnya sudah diperingatkan relawan penjaga palang akan ada kereta yang lewat. Namun pengemudi pikap tetap melaju.

“Relawan penjaga perlintasan sudah ngasih kode dengan lampu stik. Tapi pikapnya tahu-tahu sudah maju sampai tengah rel,” jelasnya.

| Baca Juga:  66 Pasien Positif di Tulungagung Dinyatakan Sembuh

Pada saat itu, dari arah timur melaju sebuah kereta dengan kecepatan tinggi. “Saya lihat sopir dan kernetnya turun. Terus mencoba ndorong mobilnya, tapi gak bisa. Tiba-tiba langsung ditabrak kereta,” ucapnya.

Kapolsek Ngunut, Kompol Ernawan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun saat polisi datang ke lokasi kejadian, sopir dan kernet tidak ada.

“Saat mau kita minta keterangan, yang bersangkutan tidak ada, kemudian dilakukan pencarian,” ungkapnya.

Setelah melakukan pendalaman, akhirnya keduanya ditemukan sedang bersembunyi dirumah temannya karena takut dan kaget dengan kejadian tersebut.

| Baca Juga:  Natal, Empat Warga Binaan Dapatkan Remisi Khusus

“Kita temukan di rumah temannya, sopirnya adalah Komarudin usia 37 tahun, dan kernetnya Nurkholik usia 37 tahun, warga Karangrejo,” pungkasnya.

Kondisi pikap terlihat mengenaskan, bagian roda depannya terlepas dan bodi kendaraan tersebut ringsek tidak berbentuk. (*)

Reporter : Maman Firmansyah
Editor : Linda Kusuma