Beranda Wisata Hiburan Astana Gedong Tulungagung Diyakini Sebagai Situs Lintas Masa

Astana Gedong Tulungagung Diyakini Sebagai Situs Lintas Masa

BERBAGI
Kompleks pemakaman kuno Astana Gedong di Desa Sukodono Kecamatan karangrejo Tulungagung diyakini sebagai situs lintas masa. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Kompleks pemakaman di Desa Sukodono Kecamatan Karangrejo Tulungagung belakangan ramai dikunjungi warga. Termasuk warga luar kota yang ingin mendapatkan berkah.

Situs pemakaman yang akrab diberi nama Astana Gedong ini diyakini sebagai situs tertua di Tulungagung dengan keragaman zaman yang terus dipertahankan.

Menurut sejarawan asli Tulungagung, M Dwi Cahyono, dirinya tidak ragu menyebut situs Astana Gedong di Desa Sukodono sebagai situs lintas masa.

“Bisa jadi dulu itu adalah tempat yang disucikan. Kemudian ketika ada perubahan zaman tetap dipertahankan dan dijadikan lokasi pemakaman keluarga istana,” ungkapnya, dalam sebuah forum kajian ilmiah, belum lama ini.

Dwi Cahyono menjelaskan, ada pertanda lintas masa di lokasi tersebut. Dimulai dari patung arca Buda Aksobya, kemudian masa masuknya Islam yang ditandai dengan adanya makam yang memiliki angka tahun 1548.

| Baca Juga:  5 Wisata Religi Paling Sakral di Kediri

Lalu masa perkembangan Islam yang ditandai dengan posisi makam yang membujur dari utara ke selatan. Diakhiri masa kolonial dengan ditemukan makam dengan angka tahun 1840.

“Kita tidak usah memperdebatkan dulu bahwa ini candi Budha terus dijadikan makam Islam. Kita ambil keragamannya saja, bahwa ini memiliki keragaman yang lengkap,” lanjutnya.

Pihaknya mengakui, makam dengan angka tahun 1548 yang ada di situs tersebut merupakan pertanda jika makam tersebut adalah yang tertua di Tulungagung.

“Makam ini makam Islam tertua di Tulungagung hingga saat ini. Bisa dibaca di salah satu nisannya,” ucapnya.

Keragaman lintas masa juga bisa dilihat dari dumpal Astana Gedong. Dumpal penyusun penyusun makam memiliki bentuk dan model berbeda antara bagian bawah dan bagian atasnya.

| Baca Juga:  5 Wisata Religi Paling Sakral di Kediri

Sebagai Destinasi Wisata Religi

Pemerintah Desa Sukodono Kecamatan Karangrejo Tulungagung berharap hasil kajian ini dapat memotivasi pihaknya untuk mengembangkan Astana Gedong sebagai destinasi wisata religi.

Kepala Desa Sukodono, Muyasaroh mengatakan, dengan mengetahui dan mengkaji situs Astana Gedong, pihaknya berharap bisa mengembangkannya dan menjadikan situs tersebut sebagai daya tarik wisata.

“Harapannya setelah tahu sejarahnya, kita bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah untuk datang ke astana gedong,” ujarnya.

Astana Gedong sendiri merupakan kompleks pemakaman yang saat ini ada di dalam kompleks pemakaman umum desa setempat.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Yusuf Saputro