Beranda Pemerintahan Bangkitkan Ekonomi Saat Pandemi Diffabel Kediri Dapat Pelatihan Aksesoris

Bangkitkan Ekonomi Saat Pandemi Diffabel Kediri Dapat Pelatihan Aksesoris

BERBAGI

AGTVnews.com – Sejumlah diffabel di Kabupaten Kediri dapatkan pelatihan gratis pembuatan aksesoris, Selasa (10/11/2020). Pelatihan ini digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Kediri di Balai Desa Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para difabel ini bisa tetap produktif di tengah pandemi Covid-19. Mereka bisa membuat karya yang nantinya memiliki nilai ekonomi dan menghasilkan pendapatan.

Kegiatan pelatihan ini diikuti 20 difabel di Kabupaten Kediri. Mereka mendapatkan ilmu tentang aksesoris dari kawat dan manik-manik. Bahan yang diperlukan untuk membuat aksesoris ini juga gampang diperoleh. Sehingga tidak merepotkan para difabel untuk berkarya.

Para peserta pelatihan ini merupakan kelompok penyandang tuna rungu, tuna daksa, dan tuna wicara. Agar pelatihan ini bisa dipahami oleh peserta, Dinas Sosial juga menghadirkan pendamping bagi para peserta.

| Baca Juga:  Pemkab Kediri Gelar Pencatatan Pernikahan Massal Bagi Warga Tak Mampu

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana mengatakan, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta nantinya bisa lebih mandiri dan tidak tergantung terhadap orang lain.

“Kita juga bagikan ilmu untuk memasarkan secara online. Sehingga mereka tidak hanya bisa menghasilkan dan memproduksi, namun juga bisa memasarkannya,” ucap Dyah.

Satu diantara peserta pelatihan, Mujiati mengaku senang dengan adanya pelatihan ini. Karena selain mendapatkan ilmu baru, dirinya juga mendapatkan teman baru.

“Dengan ikut pelatihan ini, saya bisa menghasilkan uang sendiri. Selain itu saya juga bisa dapat teman-teman yang senasib dengan saya,” ucapnya.

| Baca Juga:  DPRD Minta Polemik Makan Tan Malaka Diakhiri

Mujiati mengalami cacat pada kaki kirinya, akibat kecelakaan lalu lintas. Dengan pelatihan aksesoris yang diterimanya, Mujianti mengaku semangatnya tumbuh kembali.

Pemateri pelatihan, Lucky Purnama menjelaskan seni wire untuk pembuatan bros, kalung dan gelang ini menggunakan bahan-bahan yang gampang diperoleh dipasaran. Selain mudah dibuat, bahannya juga gampang diperoleh.

“Kesulitan pelatihan ini adalah saat menyampaikan materi. Bagi peserta tuna wicara dan tuna daksa, mereka sulit menerima materi secara verbal. Jadi butuh pendamping,” paparnya.

Pelatihan ini akan diadakan selama 7 hari kedepan, agar peserta bisa mendapatkan materi secara maksimal.(*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri