Beranda Ekonomi Bisnis PT KAI Larang Pembuatan Perlintasan Ilegal

PT KAI Larang Pembuatan Perlintasan Ilegal

BERBAGI
Ixfan Hendriwintoko, Humas Daop VII Madiun. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – PT KAI melarang warga membuat perlintasan baru di jalur kereta api. Perlintasan yang dibuat tanpa izin tersebut masuk kategori ilegal dan akan ditutup.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Daerah Operasi (Daop) VII Madiun, setidaknya terdapat 39 perlintasan baru di tahun 2020 ini. Seluruhnya telah ditutup karena membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

Humas Daop VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko dikonfirmasi di Tulungagung mengatakan, dari 220 perlintasan tersebut, lebih kurang 39 lokasi merupakan perlintasan kereta api tak teregistrasi.

| Baca Juga:  Gelar Pengobatan Gratis, KAI Sulap Gerbong Menjadi Klinik

Perlintasan tak teregistrasi merupakan perlintasan yang tidak terdata. Biasanya merupakan perlintasan yang dimanfaatkan warga untuk jalan pintas.

Pihaknya menyebut, cikal bakal perlintasan tersebut ukurannya masih kecil. Seukuran satu atau dua sepeda motor. Namun jika tidak segera ditutup biasanya akan bertambah besar.

“Kalau tidak segera ditutup biasanya akan melebar. Awalnya cukup satu motor, terus dibuka lagi dua motor. Terus dibuka lagi bisa jadi jalan kendaran roda empat,” terangnya.

Penutupan ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan kereta api dengan kendaraan roda dua maupun roda empat yang sering terjadi di wilayahnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Yusuf Saputro