Beranda Hukum Kriminal Beraksi Ratusan Kali, Copet Bus Antar Provinsi Dibekuk Polisi Kediri

Beraksi Ratusan Kali, Copet Bus Antar Provinsi Dibekuk Polisi Kediri

BERBAGI
pencopet ini sudah beraksi sebanyak 228 kali di dalam bus antar kota antar provinsi. (foto : linda kusuma)

AGTVnews.com – Pencopet dalam bus antar kota antar provinsi berhasil dibekuk petugas Satreskrim Polres Kediri Kota. Pelaku adalah Adi Bandung (36 tahun) warga Kota Kediri.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Verawati Thalib mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan dari para korban. Dalam satu pekan terakhir, sedikitnya ada 5 orang orang mengaku kecopetan di dalam bus.

“Rata-rata korbannya ini merupakan penumpang bus antar kota yang datang ke Kota Kediri. Mereka mengaku saat akan turun, dipepet oleh pelaku. Saat sadar, tas mereka sudah terbuka dan sejumlah barang berharga raib,” jelas Vera dalam pers rilisnya, Selasa (29/12/2020).

| Baca Juga:  Polisi,TNI,Satpol PP di Kediri Beradu Ketrampilan, Siapa Yang Menang Ya ?

Vera mengatakan, dari laporan tersebut diketahui modus yang dilakukan sama. Kuat dugaan pelakunya adalah orang yang sama. Dari hasil penyelidikan, pelaku ini melakukan aksi di wilayah Nganjuk, Kediri, Malang dan Jawa Tengah.

“Saat melakukan aksinya, pelaku ini mengajak temannya yang berbeda di setiap tempat. Dari keterangan pelaku berjumlah 6 orang, satu berhasil kami tangkap dan lima lainnya masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Dikatakan Vera, pelaku ini membagi tugas mereka. Ada yang bertugas memepet korban dan juga bertugas untuk menjemput pelaku.

| Baca Juga:  Pedagang Sate Keliling Cabuli Siswi SD

“Setelah mendapatkan korban, pelaku ini kemudian pergi ke kota lain dan membagi hasil kejahatannya itu. Pelaku berhasil diamankan oleh anggota yang melakukan penyamaran,” beber Vera.

Dihadapan petugas, Adi Bandung mengaku sudah beraksi sejak tahun 2018 lalu. Aksi yang dilakukannya sebanyak 228 kali di sejumlah kota Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Diketahui Adi merupakan residivis dari kasus narkoba. Dari apa yang dilakukan, Adi terancam hukuman penjara diatas 5 tahun. Sementara itu, polisi masih melakukan pengejaran terhadap 5 pelaku lainnya yang berhasil kabur. (*)

Reporter : Linda Kusuma 
Editor : Yusuf Saputro