Beranda Politik KPU Kabupaten Kediri Gelar Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada 2020

KPU Kabupaten Kediri Gelar Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada 2020

BERBAGI
KPU Kabupaten Kediri Gelar Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada 2020
KPU Kabupaten Kediri gelar rekapitulasi penghitungan suara. (foto: linda kusuma)

AGTVnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten. Rapat pleno diadakan di Gedung Bhagawanta Bhari Kediri, Selasa (15/12/2020).

Rapat Pleno dihadiri oleh seluruh komisioner KPU, Badan Pengawas Pemillu (Bawaslu), Perwakilan Partai, Saksi dari pasangan calon, serta PPK dari 26 Kecamatan yang ada di kabupaten Kediri.

Dalam rapat pleno tersebut, Bawaslu Kediri menyampaikan adanya beberapa temuan dalam pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020 lalu. Dikatakan Bawaslu, dari 26 Kecamatan di kabupaten Kediri, ada temuan di 19 Kecamatan yang harus menjadi evaluasi di KPU.

| Baca Juga:  PDI-P Jatim Usulkan Petahana Blitar Maju Pilkada 2020

“Temuan yang paling mencolok adalah adanya kekurangan surat suara untuk beberapa TPS. Bahkan kekurangan ini mencapai 100 surat suara. Nah ini harus menjadi evaluasi, seperti apa mekasnimenya, sehingga bisa terjadi kekurangan surat suara,” ucap Ali Mashudi, Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Kediri.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Anshori mengatakan, adanya kekurangan surat suara tersebut sudah bisa diantisipasi dengan menambal sulam.

“Ya kalau untuk kekurangan surat suara itu sudah bisa diantisipasi. Kita ambilkan dari TPS-TPS samping. Tapi hingga akhir pelaksanaan pencoblosna, sekitar pukul 13.00 wib, tidak terjadi kekurangan surat suara,” ucapnya.

| Baca Juga:  Bawaslu Blitar Laporkan Bakal Calon Bupati Berstatus PNS

Sementara itu, untuk penerapan si-Rekap, Anwar menyebut memang ada kendala. Hal ini terjadi karena tidak memperhitungkan beban server saat banyak yang mengaksesnya. Sedangkan si-Rekap ini, merupakan hal mutlak yang digunakan untuk penghitungan.

“Jadi kita mengantisipasinya dengan penghitungan manual juga. Namun kita tepa wajibkan bagi KPPS untuk memasukkan kedalam si Rekap ini. Itu harus dilakukan,” jelasnya.

Karena berada di masa pandemi, sebelum dilakukan rekapitulasi dari masing-masing kecamatan. Masing-masing Kotak suara yang sudah disegel tersebut disemprot terlebih dahulu dengan desinfektan agar steril. (*)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Kediri